Suara.com - Pemerintah menargetkan Indonesia menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020, dengan mendorong perluasan akses digital di masyarakat di pelosok Tanah Air.
Pemerintah terus mendorong digitalisasi masyarakat dengan layanan digital yang semakin luas di seluruh Indonesia. Hal itu seperti dikatakan Menteri komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu.
"Diharapkan masyarakat akan semakin dapat menikmati manfaat digital sesuai dengan target pemerintah untuk menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara," ujar dia usai membuka acara Digital Running for Innovation dan Digital Market serta Pameran OTT yang merupakan rangkaian peringatan Hari Bakti Postel Ke-71 di Jakarta, Minggu.
Perluasan akses dan pemanfaatan aplikasi digital diyakini dapat semakin memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi Indonesia dalam bentuk tumbuhnya industri kreatif.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia bersama dengan seluruh operator dan komunitas telekomunikasi nasional menyelenggarakan Digital Running for Innovation dan Digital Market serta Pameran OTT yang berlangsung di Plaza Barat Gelora Bung Karno, Jakarta.
Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Bakti Postel ke-71 dengan tema "Revolusi Digital Menuju Indonesia Hebat". Tema acara tahunan kali ini sejalan dengan Visi Pemerintah 2020 untuk menjadikan Indonesia menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar se -Asia Tenggara.
Sementara itu, Ketua Umum Hari Bakti Postel (HBP) ke-71, Alexander Rusli, menjelaskan berbagai acara digelar antara lain 7.1K Digital Running for Innovation, Pasar Digital, Mobil Klinik, Pameran OTT, dan Panggung Hiburan. Tema digital ini merupakan yang pertama kali dilakukan dalam peringatan HBP selama ini.
Berbagai acara tersebut bertujuan untuk memberikan manfaat lebih luas dari industri telekomunikasi nasional kepada bangsa. Penyelenggaraan Digital Running dan Digital Market serta Pameran OTT, bukan hanya untuk komunitas postel namun juga untuk masyarakat umum.
Kegiatan Pasar Digital diselenggarakan untuk memberikan literacy kepada masyarakat umum mengenai "electronic money" dari industri telekomunikasi, sehingga dapat menggiatkan penggunaan uang digital atau E-money yang dimiliki oleh setiap operator dalam transaksi ecommerce dan lainnya. Sementara Pameran OTT bertujuan untuk mengakomodasi pertumbuhan startup-startup potensial Indonesia.
Peringatan Hari Bakti Postel ke-71 tahun 2016 juga dihadiri jajaran pejabat serta pegawai di lingkungan Kemkominfo, BRTI, asosiasi dan komunitas telekomunikasi, serta operator-operator telekomunikasi seperti Indosat Ooredoo, PT Pos, Telkom, Telkomsel, Hutch3, Mastel, PT Inti, XL Axiata, dan Smartfren. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik
-
Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?