Serangan virus ransomware WannaCrypt melanda hampir di 150 negara, dengan sedikitnya 200.000 sistem jaringan komputer menjadi korban. Virus yang beroperasi dengan membajak data milik pengguna ini berlangsung sejak Jumat lalu, dan menyerang banyak perusahaan besar. Cara beroperasi virus, setelah menyedot data, menuntut bayaran $300 bila data ingin kembali ke pengguna.
“Ransomware WannaCrypt melanda seluruh jaringan komputer di seluruh dunia. Umumnya yang terkena virus adalah layanan kesehatan. Masalah ini belum banyak yang diselesaikan,” kata Menkominfo Rudiantara di Jakarta, Minggu (14/5/2017).
Untuk diketahui, WannaCrypt setidaknya menyerang 48 rumah sakit di Inggris. Di Indonesia virus ini menyerang jaringan komputer RS Dharmais dan RS Harapan Kita. Jumlah korban diperkirakan akan terus meningkat saat orang kembali bekerja pada Senin pagi besok.
Menghadapi serangan ini, Rudiantara meminta masyarakat tidak panik. Pihaknya juga sudah menyebarkan himbauan dan antisipasi agar tidak terkena virus tersebut. Senin besok, saat karyawan masuk kantor diharapkan jangan langsung menyalakan komputer. Namun, membaca dan tahu langkah-langkah yang harus dilakukan.
Pertama, sebelum menyalakan komputer terlebih dahu metikan jaringan internet, Wifi, atau hotspot dan cabut koneksi kabel internet. Segera pindahkan data ke sistem operasi non Windows atau lakukan back up data-data. Pastikan semua data terback-up ke storage terpisah.
Selanjutnya, setelah data tercopy di tempat lain baru menyalakan jaringan internet baik Wifi maupun kabel. Upayakan juga update antivirus. Jangan aktifkan fungsi macros dan non aktifkan fungsi SMBv1.
Rudiantara menghimbau kepada masyarakat Indonesia untuk waspada menghadapi serangan global ini. Chief RA, demikian sering dipanggil mengatakan, perangkat yang banyak terkena dampak adalah komputer yang menjalankan Windows 2010 ke bawah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul
-
Karhutla Bromo Sulit Dipadamkan, Tiga Helikopter Sudah 17 Kali Water Bombing
-
Dari Mobil Futuristik hingga Hiburan, Ini Serunya GIIAS 2026
-
Rekan Setim Bongkar Duduk Perkara Konflik Mees Hilgers vs FC Twente, Dua-duanya Kepala Batu
-
Belajar dari Medsos, Remaja 14 Tahun Akhiri Nyawa 8 Orang Termasuk Keluarganya
-
BRI Danareksa Revisi Turun Target Harga Saham BRMS, Kinerja Jadi Sebab
-
Ulasan 'Kapan Kau Bilang Wo Ai Ni?' : Jodoh Ada di Tangan Ibu dan Camer
-
Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru
-
Ikut JETE Run 2026 di Surabaya, Beli Tiketnya Lebih Hemat Pakai BRImo
-
Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini