Suara.com - Jika seseorang menghubungkan Anda ke whatsapp.com, pastikan melihat dengan jeli. Ada beberapa perangkat lunak yang saat ini beredar di seluruh web dengan menipu pengguna untuk mengunjungi domain 'шһатѕарр.com'.
Ini adalah URL yang berbeda. URL palsu menggunakan karakter dari alfabet Cyrillic.
Seperti yang terlihat oleh redditor u/yuexist, situs ini membiarkan Anda menginstal WhatsApp dengan warna yang berbeda. Ini merupakan daya tarik yang sengaja digunakan karena semua orang menyukai pilihan warna.
Jika Anda mengunjungi link tersebut, maka akan diminta untuk berbagi situs dengan teman Anda untuk 'verifikasi'. Teman Anda kemudian menerima pesan yang mengatakan, "Saya menyukai warna baru untuk whatsapp" bersama dengan URL palsu.
Setelah Anda 'memverifikasi' diri, kemudian diberi tahu bahwa warna WhatsApp hanya dapat diakses di desktop, dan diminta memasang ekstensi dari Web Chrome Store sebenarnya yang disebut BlackWhats.
Sebetulnya, sudah sekitar 27.531 bendera merah yang sangat tidak menyarankan siapapun untuk menggunakan aplikasi ini. Sayang, banyak pengguna WhatsApp tidak memperhatikannya sehingga "masuk" ke dalam "jebakan".
Meskipun begitu, aplikasi ini memiliki lebih dari 16.000 pengguna dan peringkat 55 bintang, meskipun hanya ada 3 ulasan teks sehingga sulit untuk mengetahui apakah peringkat ini palsu atau benar.
Untuk itu, disarankan memastikan beberapa kali URL pada tautan tak terduga yang mungkin Anda terima. [The Next Web]
Baca Juga: Saingi Google Chrome, Opera Sematkan WhatsApp dan Telegram
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?
-
Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo
-
Pelabuhan Diminta Seaman Bandara, DPR Dorong Pemisahan Kapal Barang dan Penumpang