Suara.com - Pemerintahan Donald Trump baru saja menggulirkan aturan baru terkait permohonan visa masuk Amerika Serikat (AS). Aturan baru tersebut mewajibkan pemohon visa menyertakan informasi terkait media sosial.
Nantinya, informasi mengenai akun media sosial selama lima tahun terakhir akan menjadi pertanyaan yang diajukan petugas imigrasi AS
Berdasarkan prosedur yang baru, pejabat konsuler dapat meminta semua nomor paspor sebelumnya, informasi media sosial lima tahun, alamat email , nomor telepon, termasuk alamat, pekerjaan dan riwayat perjalanan.
"Informasi semacam itu diperlukan dalam rangka perlidnungan keamanan nasional yang lebih ketat," ujar seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS.
Presiden Donald Trump telah berjanji untuk meningkatkan keamanan nasional dan perlindungan perbatasan. Ia mengusulkan untuk memberi lebih banyak uang kepada militer.
Dia telah mencoba menerapkan larangan perjalanan untuk orang-orang dari enam negara berpenduduk mayoritas Muslim. Aturan tersebut kini sedang dikaji di Mahkamah Agung karena dinilai diskriminatif.
Kritikus berpendapat bahwa pertanyaan baru akan terlalu memberatkan, menyebabkan penundaan dalam pemrosesan yang lama dan membuat siswa dan ilmuwan internasional tidak datang ke Amerika Serikat.
"Amerika Serikat memiliki salah satu proses aplikasi visa yang paling ketat di dunia. Kebutuhan untuk memperketat proses aplikasi tidak diketahui secara jelas," protes Babak Yousefzadeh seorang pengacara imigrasi.
Baca Juga: Iklan Ramadan Tentang Pembom Bunuh Diri Getarkan Media Sosial
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Bungkam Keraguan, Debut Sutradara Muda Ferly Halim 'Takkan Kubiarkan Kau Menangis' Banjir Air Mata
-
Bae Nara dan Han Jae Ah Umumkan Rencana Menikah Usai 7 Bulan Go Public
-
Amnesty Soroti Mandeknya Kasus HAM Berat, Kementerian HAM Dinilai Sekadar Simbol
-
Alasan Kia Seltos Turbo Tak Ikut Diboyong ke Indonesia
-
Sunscreen Labore untuk Umur Berapa? Cek Anjuran Pemakaian Resminya
-
Kurikulum: Mengapa Pendidikan Sering Gagal Menyentuh Realitas Lokal
-
Proyek LNG Abadi Blok Masela Resmi Prioritaskan Pasar Domestik, Ini Strategi Pemerintah
-
Presiden Pimpin Panen Raya TNI Terintegrasi di Malang, Gubernur: Jatim Pilar Utama Ketahanan Pangan
-
Lastri: Arwah Kembang Desa dan Perempuan yang Selalu Dikambinghitamkan
-
HUAWEI MatePad Pro Max Segera Meluncur di Indonesia, Tablet AI 13 Inci Tipis Siap Gantikan Laptop?