Suara.com - Para ilmuwan mengklaim telah menemukan alasan mengapa berita atau informasi palsu bisa menyebar luas bak wabah yang merusak dunia saat ini.
Dalam sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Nature Human Behavior, disebutkan bahwa kelebihan informasi dan terbatasnya perhatian manusia sebagai pemicu menyebarnya hoax di media sosial.
Sebelum tiba pada kesimpulan itu, para peneliti menciptakan sebuah model komputer untuk menganalisis pola penyebaran meme di internet. Dengan model itu mereka berharap bisa melihat perbedaan penyebaran meme dengan kualitas gambar lebih tinggi dengan meme yang berkualitas buruk.
Hasilnya cukup mengejutkan, karena baik meme berkualitas gambar bagus dan berkualitas gambar rendah sama-sama menyebar luas. Dengan kata lain, kualitas gambar tidak berpengaruh pada luasnya penyebaran meme itu di internet.
"Meme yang lebih bagus tidak punya keunggulan signifikan untuk menjadi lebih populer ketimbang informasi berkualitas rendah," kata Diego Fregolente Mendes de Oliveira dari India University, Amerika Serikat, yang memimpin studi itu.
De Oliveira menjelaskan bahwa model ini menunjukkan mengapa informasi berkualitas rendah seperti hoax masih saja disebar oleh pengguna internet atau khususnya media sosial.
Ia mengatakan bahwa kombinasi perhatian manusia yang terbatas dan melubernya informasi di dunia maya menyebabkan pengguna internet tak lagi bisa memilah mana informasi berkualitas dan mana yang tidak.
De Oliveira juga menambahkan bahwa menemukan mengapa sebuah hoax sangat penting untuk bisa menemukan atau menciptaan alat yang bisa mencegah penyebaran informasi palsu. (ABC)
Berita Terkait
-
Melihat Bukan Lagi Berarti Percaya: Mengapa Era Deepfake Adalah Ancaman Nyata bagi Realitas Kita
-
[HOAKS] Link Pendaftaran Gebyar Undian Berhadiah BRI 2026
-
OJK Ungkap Fakta Daftar Bank Bangkrut
-
Operasi Informasi di Balik Video Hoaks Viral "China Bantu Gaza"
-
Membongkar Operasi Informasi dari Gelombang Video Hoaks 'China Bantu Gaza'
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Review Drama You Are My Hero, Misi Kemanusiaan dan Perjalanan Asmara
-
Menko Muhaimin Iskandar Apresiasi Efektivitas Pemberdayaan PNM di Gresik
-
Jateng Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, Sarif Abdillah Dorong UMKM & Pariwisata Ikut Ketiban Berkah
-
Semua Ikan di Langit: Novel Unik yang Mengajak Merenungi Arti Kehidupan
-
Ijazah Makin Tinggi, Kerja Layak Makin Langka: Siapa yang Gagal?
-
Viva Face Tonic Spirulina untuk Jenis Kulit Apa? Kenali Fungsinya agar Tak Salah Pilih
-
Promo Alfamart Terbaru 9 Agustus 2026, Ada Diskon Susu hingga Popok Bayi
-
4 Perbedaan Jam Tangan Seiko 5 dan Seiko Prospex, Bukan Cuma Desainnya
-
Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar
-
Pesan Tegas Sudaryono ke Kader Gerindra Semarang: Jangan Cuma Duduk di Kantor, Turun ke Rakyat!