Suara.com - Orang prasejarah Inggris adalah kanibal. Mereka memakan kerabat mereka yang meninggal dan mengukir tanda samar di tulang mereka.
Menurut ahli paleontologi yang telah bekerja di Somerset, penghuni gua Inggris yang hidup sekitar 15.000 tahun yang lalu, terbiasa melakukan ritual mengerikan setelah kematian anggota keluarga mereka.
Pertama kalinya, praktik ini diidentifikasi pada orang-orang dari Paleolitik atau Zaman Batu Tua, di manapun di dunia ini.
Para ilmuwan dari Natural History Museum dan UCL melihat ratusan potongan yang ditemukan pada tulang manusia dan hewan di Gua Gough, di Ngarai Cheddar. Salah satu tulang manusia itu telah terkoyak-koyak, difilet, dikunyah dan ada tanda zig-zag sebelum akhirnya patah pada bagian tulang sumsum.
Menurut para peneliti, irisan zig-zag tidak diragukan lagi merupakan tanda ukiran. Dibuat tanpa tujuan jelas, tapi murni untuk representasi artistik atau simbolis.
Mereka juga berspekulasi bahwa tanda itu adalah cara untuk memperingati 'kisah' kehidupan almarhum atau cara mereka meninggal.
Silvia Bello, salah satu peneliti, mengatakan motif terukir itu serupa dengan ukiran yang ditemukan di situs arkeologi Eropa lainnya.
"Namun, apa yang luar biasa dalam hal ini adalah pilihan bahan baku, yakni tulang manusia, dan konteks kanibalistik di mana produk itu diproduksi," katanya. [Metro]
Baca Juga: Tawari Kanibal Memakannya Hidup-hidup, Lelaki Ini Dapat Kejutan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Pokemon Evolusi Mega ex Hadir dalam Format Starter Deck Siap Main
-
OLX Luncurkan Kategori Barang Gratis untuk Mempermudah Berbagi Selama Ramadan
-
Harga dan Spesifikasi Huawei Band 11 Series Resmi di Indonesia, Layar AMOLED 1,62 Inci
-
4 HP OPPO RAM 8 GB Paling Murah Februari 2026 Mulai Rp2 Jutaan
-
Ampverse Resmi Ekspansi ke Indonesia, Andalkan AI dan Gaming Intelligence
-
Alasan ASUS ExpertBook P1 P1403 Cocok untuk Pebisnis UMKM
-
5 HP Kamera Bagus untuk Lebaran Mulai Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Tak Perlu Sewa iPhone
-
Indosat HiFi Air Resmi Hadir, Internet Rumah Tanpa Kabel Bisa Dibawa Mudik dan Langsung Aktif
-
27 Kode Redeem FF 27 Februari 2026: Ada Skin SG2, Angelic, Hingga Bundle Jujutsu Kaisen
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 Februari 2026: Klaim Pemain OVR 117 dan Ribuan Gems Gratis