Suara.com - Kementerian Pertahanan Rusia telah merancang sebuah undang-undang untuk melarang tentara profesional dan personel militer lainnya eksis di media sosial. Larangan ini terkait alasan keamanan.
RUU tersebut, seperti dilaporkan BBC, menyatakan bahwa foto, video, dan materi lainnya yang diunggah ke internet, berpotensi membocorkan rahasia militer dan bisa dimanfaatkan musuh. Fitur geolokasi di medsos juga dapat menunjukkan di mana unit militer ditempatkan.
Rencananya, undang-undang ini akan berlaku di seluruh unit militer, termasuk bagi tentara kontrak. Namun, tidak akan diberlakukan bagi wajib militer.
Kementerian pertahanan Rusia mengatakan dua badan keamanan negara, yakni FSB dan FSO, telah melarang staf mereka untuk memposting konten di media sosial tentang diri atau pekerjaan mereka.
Sebagaimana diketahui, tentara Rusia pernah mengunggah konten sensitif di internet. Salah satunya adalah mengunggah foto peluncuran roket ke Ukraina.
Selain Rusia, Militer Ukraina juga prihatin dengan tentaranya yang mengungkapkan informasi terlalu banyak di media sosial.
"Ada kasus di mana posisi tentara terungkap, yang menyebabkan penembakan aktif," kata Dmytro Podvorchansky dari Resimen Dnipro-1 Ukraina.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
7 Tablet Anak Pengganti HP untuk Gaming dan Belajar, Bonus Stylus Pen Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun
-
15 HP Oppo Terbaru 2026 dan Harganya, Mana yang Cocok Buat Kantongmu?
-
Lenovo dan MSI Siap Luncurkan Laptop dengan Intel Core Ultra 7 serta NVIDIA RTX 5070
-
Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony
-
CD Projekt Sedang Garap Game Baru, Penerus The Witcher dan Cyberpunk?
-
Serangan Rantai Pasokan Jadi Ancaman Siber Terbesar 2025, Perusahaan Asia Pasifik Wajib Waspada
-
5 Rekomendasi HP Rp3 Jutaan dengan Spek Gahar dan Performa Andal
-
REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
-
HP Murah Redmi 15A 5G Rilis Akhir Maret: Usung Chip Mumpuni dan Baterai Jumbo