Suara.com - Periset telah menemukan perangkat lunak pelacakan tersembunyi di lebih dari 300 aplikasi yang tersedia di Google Play Store. Penelitian ini terutama difokuskan pada Google Play Store, namun banyak aplikasi yang menyinggung juga tersedia di iOS, yang memimpin tim penyusun untuk percaya pelacak tersembunyi ini hadir pada versi iPhone dari aplikasi juga.
Periset yang bertindak dengan organisasi nirlaba Prancis bernama Exodus Privacy, telah menemukan lebih dari 44 pelacak berbeda disematkan di lebih dari 300 aplikasi.
Aplikasi seperti Uber, Tinder, Spotify, Twitter dan Snapchat, semuanya dikonfirmasi untuk memiliki perangkat lunak pengawasan tersembunyi yang berjalan di latar belakang.
PayPal, Wells Fargo, American Express, Discover, Aetna, WebMD juga telah ditemukan menjalankan aplikasi pelacakan.
Perangkat lunak pelacakan terutama digunakan untuk membuat iklan bertarget dengan mencatat perilaku pengguna dan data lokasi, meskipun pengguna telah menonaktifkan izin untuk aplikasi tersebut.
Perlu dicatat bahwa tidak semua pelacak berbahaya, seperti yang ditemukan di ProtonMail, Twitter dan Telegram, misalnya digunakan hanya untuk memantau mengapa aplikasi mogok.
Namun, sebagian besar pelacak telah terbukti mengumpulkan data pengguna mereka.
Pada Black Friday 2017, Yale Privacy Lab merilis temuannya pada 25 dari 44 pelacak yang terlibat.
Pelacak yang ditemukan di Uber dan aplikasi ride-sharing Lyft, ditemukan untuk menjalankan Tune: pelacak yang berhasil mengumpulkan data dari penggunanya meskipun mereka sedang offline.
Baca Juga: 6 Aplikasi Android Kontroversial yang Diblokir Google Play Store
Perangkat lunak pelacakan tersembunyi juga ditemukan di aplikasi pelacakan cuaca, seperti AccuWeather dan The Weather Channel.
Sebagian besar, pelacak memperoleh data demi membuat profil pengguna yang lebih akurat untuk iklan yang ditargetkan, namun beberapa pelacak dapat digunakan dengan tujuan yang lebih jahat.
Banyak aplikasi VPN, seperti NordVPN dan CyberGhost, menggunakan pelacak yang mengumpulkan data anonim pengguna mereka dan membagikan data tersebut dengan pihak ketiga.
VPN TunnelBear tampaknya tidak menjalankan aplikasi pelacak.
Sementara beberapa aplikasi mengungkapkan fakta bahwa mereka akan menjalankan dalam Fine Print Syarat dan Ketentuan, saat mengunduh aplikasi, tapi beberapa diantaranya tidak.
Kelompok konsumen juga mencatat bahwa informasi ini biasanya dikubur dalam halaman bahasa yang legal, dan gerak bahwa informasi tersebut harus dibuat lebih mudah, tersedia bagi mereka yang memilih untuk mengunduh aplikasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Mulai 19 Juli 2026 Cara Daftar Kartu Perdana Berubah Total! Simak Aturannya
-
Adu Kamera Samsung S26 Ultra vs Oppo Find X9 Ultra, Mana yang Lebih Cakep?
-
4 HP Samsung Galaxy A Series Termurah Juli 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Harga HP Naik Terus? Ini Waktu Terbaik Ganti HP Baru Menurut David GadgetIn
-
4 HP Redmi Terbaik 2026 Menurut Reviewer Gadget untuk Multitasking hingga Gaming
-
Update Harga HP Samsung Juli 2026, dari Seri Termurah hingga Flagship
-
25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
-
14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi
-
Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru
-
JBL Quantum Resmi Hadir di Indonesia, Headset Gaming Terbaru untuk Gamer Kasual hingga Esports