Suara.com - Hujan es dan salju tidak membuat bocah asal Cina ini gentar. Dia tetap berjuang, berjalan kaki menuju ke sekolah, meski jarak dari rumahnya cukup jauh, yakni 4,5 kilometer.
Hebatnya lagi, bocah itu juga mampu bertahan, meski suhu kala itu drop hingga 9 derajat celcius.
Setelah sampai sekolah, usai berjalan di bawah hujan es dan salju, bocah itu menderita kedingingan. Rambutnya pun memutih karena terkena salju, tangannya pun gemetaran, hingga dia dijuluki sebagai 'anak es' oleh teman-temannya.
Foto bocah ini pun viral seketika, usai muncul di jejaring sosial Cina.
Dalam foto, tampak rambut bocah tersebut berwarna putih, ia berdiri mengenakan mantel tebal, kedingingan. Sementara di sekililing, teman-teman bocah justru menertawai.
Netizen pun banyak yang bersimpati terhadap bocah yang menerjang hujan es dan salju tersebut.
Mereka memuji dan takjub akan tekad si anak es untuk tetap menempuh ke sekolah meski udara sangat ekstrem.
Netizen bahkan meminta Pemerintah untuk memperhatikan pendidikan anak tersebut, dan menggalang dana serta sumbangan berupa pakaian musim dingin untuk anak-anak miskin di daerah tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?