Suara.com - Sebuah foto selfie yang diunggah ke Facebook menjadi bukti kunci untuk mengungkap sebuah pembunuhan di Kanada yang terjadi pada 2015 silam, demikian diwartakan BBC pekan ini.
Brittney Gargol (18) ditemukan tewas tercekik di Saskatoon, Kanada pada 25 Maret 2015. Sebuah sabuk berwarna hitam ditemukan di dekat jenazahnya, yang terbaring di pinggir jalan.
Beberapa jam sebelumnya, sebuah foto diunggah ke Facebook oleh sahabat Gargol bernama Cheyanne Antoine. Dalam foto itu keduanya tampak sedang tersenyum gembira. Antoine terlihat mengenakan sabuk berwarna hitam, persis dengan ikat pinggang yang ditemukan di lokasi penemuan jenazah.
Pada Senin (15/1/2017) Antoine yang kini berusia 21 tahun akhirnya mengakui bahwa ia adalah pembunuh Gargol. Ia dihukum tujuh tahun penjara oleh pengadilan.
Menurut laporan Toronto Sun, Antoine dan mendiang Gargol sebenarnya adalah sahabat karib. Sebelum meninggal, Gargol diketahui pergi ke sebuah pesta bersama Antoine.
Setelah sahabatnya ditemukan tewas, Antoine mengatakan kepada polisi bahwa mereka berdua pergi ke sebuah bar usai pesta. Menurut versi Antoine, Gargol kemudian pergi bersama seorang lelaki yang tak dikenalnya, sementara Antoine pergi ke rumah pamannya.
Tak hanya itu, Antoine juga berusaha mengarang alibi dengan menulis pesan di laman akun Facebook Gargol pada keesokan harinya.
"Kamu di mana? Saya belum mendengar kabarmu. Semoga kamu tiba di rumah dengan selamat," tulis Antoine.
Tetapi polisi tak percaya begitu saja dengan keterangan Antoine. Apalagi tak ada bukti yang memperkuat cerita Antoine itu. Alih-alih, sabuk yang ditemukan di lokasi penemuan jenazah justru cocok dengan sabuk yang dikenakan Antoine dalam foto selfie yang diunggah ke Facebook.
Antoine sendiri diketahui pernah bercerita ke temannya bahwa ia adalah pembunuh Gargol.
Setelah mengaku di hadapan pengadilan, Antoine kemudian bercerita bahwa sebenarnya pada malam nahas itu ia dan Gargol sangat mabuk akibat minuman keras dan marijuana. Mereka kemudian bertengkar sengit.
Meski mengaku bersalah, Antoine menekankan bahwa dia sama sekali tak ingat bagaimana kejadian itu berlangsung sehingga dia pada akhirnya membunuh Gargol.
"Saya tak akan pernah memaafkan diri saya sendiri. Saya tak bisa mengembalikan hidupnya lagi. Saya sangat, sangat menyesal. Ini seharusnya tidak terjadi," kata Antoine dalam pernyataan yang disampaikan oleh pengacaranya.
Berita Terkait
-
Saepul Rencanakan Mutilasi Depok Demi Gasak Motor Korban
-
Drama Law School, Perjuangan Mahasiswa Hukum Membongkar Misteri Pembunuhan
-
India Tuntut Mark Zuckerberg Minta Maaf Setelah Video Perdana Menterinya Dibatasi di Facebook
-
Misteri Mutilasi Tanah Merah Depok: Garis Polisi Melingkar, Warga Tak Kenal Korban dan Pelaku
-
Cekcok Berujung Maut, Pelaku Mutilasi Depok Baru Mengenal Korban Lewat Sosial Media
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung