Suara.com - Sosok mendiang mantan diktator Irak Saddam Hussein, lebih banyak diketahui sangat keras. Namun, beliau ternyata memiliki sisi lain yakni kreatif.
Anda mungkin terkejut mengetahui bahwa pada tahun 2000, Saddam menerbitkan sebuah novel roman yang 17 tahun kemudian, tetap menjadi salah satu yang terkenal dalam genre "diktator yang menyala".
Terjemahan bahasa Inggris dari buku yang berjudul "Zabiba and the King," tersedia melalui situs belanja online, Amazon. Ini adalah satu dari empat novel yang dikaitkan dengan Saddam.
Buku setebal 160 halaman itu digambarkan sebagai kisah cinta alegoris yang dibuat ribuan tahun yang lalu tentang seorang raja Irak, melambangkan Saddam sendiri, dengan seorang penduduk desa bernama Zabiba. Setiap malam dia secara diam-diam berkunjung ke istana raja. Mereka berbicara berjam-jam tentang agama, cinta, nasionalisme, dan kehendak rakyat.
"Dengan cepat menjadi jelas bahwa hubungan Zabiba-Raja berfungsi sebagai metafora yang dengan cermat menghubungkan antara Rakyat dan Penguasa," tulis Daniel Kalder kepada The Guardian pada tahun 2011.
Sebenarnya, ada beberapa perdebatan mengenai apakah Saddam menulis buku itu sendiri. Ini pada awalnya diterbitkan secara anonim dan karena tema politiknya serta fakta bahwa dilaporkan tidak ada kritik terhadap buku tersebut di Irak, banyak analis percaya bahwa hal itu hanya dapat diotorisasi oleh Saddam sendiri.
Dikutip Business Insider dari The New York Times, pejabat di Central Intelligence Agency (CIA) meneliti melalui buku tersebut untuk mencari informasi tentang pandangan dunia diktator dan menyimpulkan bahwa kemungkinan itu ditulis oleh para penulis "hantu" sementara Saddam dengan hati-hati mengawasi produksinya.
Namun, yang lain yakin bahwa Saddam bertanggung jawab atas prosa tersebut.
"Beberapa kritikus menyarankan agar Zabiba dan sang Raja diberi tulisan hantu. Saya ragu karena sangat tidak terstruktur dan membosankan sehingga memiliki keanehan keaslian diktator, "tulis Kalder.
Baca Juga: Al-Baghdadi Mati, Dua Letnan Era Saddam Hussein Berebut ISIS
Dia menulis bahwa substansi buku hampir sepenuhnya dilupakan, kecuali satu adegan aneh di mana karakter menggambarkan interspecies yang dikawinkan antara seorang penggembala dan seekor beruang, tampaknya dimaksudkan untuk mewakili Rusia dan Irak.
Sebuah ulasan di halaman Amazon buku ini tampaknya cukup menggambarkan isinya, sebelum Anda memutuskan untuk membeli.
"Jika Anda akan membeli buku ini, membelinya sebagai keingintahuan sejarah, bukan untuk hiburan sastra. Ini adalah kereta api yang lengkap dari sebuah buku," tulis Mike Lewis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 April 2026 untuk Ambil Hadiah Gems dan Koin
-
26 Kode Redeem FF 9 April 2026, Intip Bocoran Bundle Solar Escape Terbaru Bulan Ini
-
4 Pilihan Tablet Terbaru Siap Rilis April 2026, dari Flagship hingga Gaming
-
Terpopuler: 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card hingga HP Murah 5G
-
Penjelasan Update Free Fire 'Misteri Bawah Laut' 8 April, Ada Tips Klaim Hadiah Anyar
-
5 Rekomendasi Tablet RAM 8 GB Termurah 2026: Kencang untuk Kerja, Belajar, dan Hiburan
-
LG Unjuk Inovasi AI di InnoFest 2026 APAC, Fokus pada Smart Home Masa Depan
-
69 Kode Redeem FF Max Terbaru 8 April 2026: Klaim SG2 Golden dan Quackman
-
5 HP dengan Fitur NFC Cepat dan Responsif, Transaksi Cashless Jadi Lebih Praktis
-
Tablet Gaming Redmi Anyar Bawa Dimensity 9500: Layar Compact, Pesaing iPad Mini