Suara.com - FBI kembali meminta Apple untuk membuka kunci iPhone seorang teroris, agensi itu mengatakan tidak ada cara lain. Departemen Kehakiman mengungkapkan, agensi ini terus mendesak Apple membuka kunci iPhone teroris dibandingkan mencoba membuka perangkat sendiri.
Kantor Inspektur Jenderal DOJ mencatat dalam laporannya (PDF) FBI's Cryptologic and Electronics Analysis Unit (CEAU), yang berhasil memecahkan perangkat mobile, tidak mulai mencari metode lain untuk membuka iPhone sampai sebelum 16 Februari 2016, FBI mengirim perintah pengadilan ke Apple untuk meminta bantuan.
Dalam kesaksian kepada Kongres, Direktur FBI, James Comey, mengatakan biro itu tidak punya pilihan selain meminta Apple membantu meretas iPhone 5C dari seorang teroris yang menewaskan 14 orang dalam penembakan massal di San Bernardino, California tahun 2015.
Sebelum "mendatangi" Apple, vendor yang ditunjuk FBI mengungkapkan baru hampir 90 persen tingkat keberhasilannya "membobol" iPhone yang terkunci.
Permintaan FBI memuncak karena merasa buntu meminta Apple membangun backdoor yang akan memungkinkan pemerintah membuka kunci iPhone. Kasus ini mengatur pertarungan hukum antara keamanan dan privasi.
Apple menolak berkomentar tentang laporan itu. FBI tidak menanggapi permintaan untuk komentar.
Pada bulan Desember 2015, Syed Farook dan Tashfeen Malik, istrinya, meledakkan pusat regional selama pesta liburan. FBI menemukan iPhone 5C milik Farook dan ingin mencari informasi mengenai serangan teroris.
FBI kemudian menuntut Apple membuka kunci perangkat karena agensi mengatakan tidak dapat melakukannya sendiri. [Cnet]
Baca Juga: FBI Klaim Berhasil Bobol Apple iPhone 5c
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Lenovo ThinkPad Disebut Siap Hadapi Kondisi Ekstrem, Apa Rahasianya?
-
3 Pilihan HP Samsung Rp2 Jutaan dengan RAM dan Kamera Terbaik
-
Meta Siapkan Fitur AI dan Live Chat untuk Piala Dunia 2026
-
6 HP Mulai Rp1 Jutaan dengan Kamera Ultrawide Jernih, Hasil Foto Luas dan Tajam
-
Galaxy S26 Ultra Jadi Andalan Bernadya, Ini Rahasia Mengabadikan Momen Kreatif Tanpa Takut Terlewat
-
6 Tips Memilih HP Rp1 Jutaan Terbaik agar Tak Salah Beli di 2026
-
Lenovo Bawa Solusi AI End-to-End ke Indonesia, Siap Percepat Transformasi Digital Perusahaan
-
5 HP dengan Baterai 6000 mAh Cuma Rp1 Jutaan, Awet Seharian Tanpa Khawatir Lowbat
-
Komdigi Bongkar 9.263 Kasus Pembajakan Digital, Situs Ilegal Jadi Ancaman Terbesar Industri Kreatif
-
47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 19 Juni 2026: Ambil Paket VIP Sebelum Berburu Del Piero Murah