Suara.com - CEO Facebook Mark Zuckerberg berusia 34 tahun hari ini, menutup salah satu tahun yang lebih sulit dalam karirnya di Facebook, karena perusahaan itu berurusan dengan privasi dan berita palsu.
Ia memulai perusahaannya sejak duduk di perguruan tinggi, sudah mengumpulkan cukup banyak uang meski usianya masih muda. Dikutip dari Forbes, kekayaan bersihnya adalah sekitar 74 miliar dolar AS (Rp 1.042 triliunan). Artinya, ia mengumpulkan rata-rata 5,97 juta dolar AS (Rp 84 miliaran) per hari.
Pendapatan Zuckerberg berada di posisi kedua setelah pendiri Amazon, Jeff Bezos, yang perkiraan kekayaannya mencapai 132 miliar dolar AS (Rp 1.858 triliunan) atau sekitar 6,8 juta dolar AS (Rp 95 miliaran) setiap hari dalam hidupnya.
Pengusaha teknologi lainnya, seperti pendiri M Bill Gates, juga memulai karirnya sejak muda. Gates adalah miliarder termuda yang pernah ada pada tahun 1987, ketika ia mendapatkan miliaran pertamanya pada usia 31 tahun.
Namun, ketika ia sudah berumur, Gates telah mengalihkan perhatiannya ke filantropi. Sekarang, pada usia 62 tahun, rata-rata seumur hidup Gates hanya sekitar 4 juta dolar AS (Rp 56 miliaran) per hari.
Zuckerberg juga telah mengubah sebagian besar kekayaan Facebooknya menjadi bentuk lain dalam beberapa tahun terakhir. Dia telah menjual sekitar 3,38 miliar dolar AS (Rp 47 miliaran) dari saham Facebook selama enam bulan terakhir, menurut FactSet.
Sebagian besar dana tersebut dimasukkan ke dalam Inisiatif Chan Zuckerberg, yang berinvestasi dalam berbagai bidang termasuk pendidikan, perawatan kesehatan, perumahan yang terjangkau, reformasi imigrasi dan peradilan pidana.
Zuckerberg mengatakan pada bulan September lalu, ia akan menjual sebanyak 75 juta saham Facebook untuk CZI selama 18 bulan berikutnya.
Meskipun pengawasan pada praktik bisnis Facebook, saham telah meningkat 6 persen sepanjang tahun ini, yang jumlahnya lebih dari Google. [AsiaOne/Forbes/CNBC]
Baca Juga: Kekayaan Mark Zuckerberg Melonjak Rp39 T Pascakesaksiannya
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh