Suara.com - Bangkai kapal perang Rusia ditemukan di bawah laut dengan 200 ton emas. Kapal ini diduga tenggelam sejak 1905, saat perang antara Rusia lawan Jepang.
Rusia diprediksi sengaja menenggelamkannya agar tidak jatuh di tangan Jepang selama Pertempuran Tsushima 113 tahun yang lalu. Kapal perang Rusia itu bernama Dmitrii Donskoi dan ditemukan oleh tim penyelamat Korea Selatan.
Baca Juga : Ditemukan Mumi Perempuan Kenakan Pakaian Beracun di Chile
Dikutip dari Hitekno.com, pihak dari Rusia dikabarkan menuntut semua kekayaan yang ada di dalam kapal dikembalikan ke Moskow.
Donskoi dipercaya membawa emas sebanyak 200 ton dan nilai seluruh kapal mencapai 133,4 miliar dolar AS atau senilai Rp 1.927 triliun.
Livanskiy seorang kepala kelompok eksplorasi di Rusia timur mengatakan," Kapal pesiar adalah penemuan tak ternilai bagi Rusia, peninggalan yang tak ternilai, simbol masa lalu heroik dan tragis kami serta bagian dari sejarah militer Rusia."
Perwakilan dari Rusia mengatakan bahwa tim eksplorasi dari Korea Selatan diharapkan mengembalikan kapal beserta emas temuannya. Mereka menyebut harta yang tak ternilai dikembalikan di Moskow sebagai "sikap baik" dari Korea Selatan.
Baca Juga : Robert Oppenheimer, Ayah Bom Atom yang Menyesali Penemuannya
Bangkai kapal perang Rusia ditemukan pada pertengah Juli lalu dan diketahui sebagai kapal yang telah lama menghilang.
Tim eksplorasi dari Korea Selatan yang bernama Shinil Group mengatakan bahwa ada kemungkinan kapal perang ini menyimpan ratusan ton emas.
Untuk lebih jelas mengenai kapal perang Rusia ini, bisa disimak di Hitekno.com.
Berita Terkait
-
Pengadaan Fregat Fincantieri yang Terencana Menjamin Kesiapan Operasional Kapal Perang RI
-
Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata
-
Ini Dia KRI Canopus-936, Kapal Canggih Pemetaan Laut dari Jerman
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Kapal Perang Siluman AS Senilai Rp392 Triliun Terbakar, 3 Pelaut Jadi Korban
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN