Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengatakan akan terus memburu orang-orang yang mengunggah video pembunuhan Haringga Sirila, pendukung klub sepak bola Persija Jakarta yang tewas saat akan menyaksikan laga antara Persib Bandung vs Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 23 September kemarin.
Menteri Kominfo, Rudiantara, mengatakan saat ini pihaknya sudah mengirimkan permintaan take down terhadap 450 URL berisi video tersebut yang tersebar di berbagai platform media sosial.
"Video itu tidak baik untuk masyarakat karena menampilkan kekerasan," kata Rudiantara di gedung Kemkominfo Jakarta, Rabu (26/9/2018).
Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak lagi menyebarkan video pembunuhan Haringga tersebut di berbagai platform media sosial karena akan menimbulkan keresahan.
Di tempat yang sama, Dirjen Aptika Kementerian Kemkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, menjelaskan pihaknya mengandalkan mesin AIS untuk mempercepat proses pencarian konten kekerasan.
"Dengan mesin AIS, begitu di-upload langsung kita bersihkan," tambahnya.
Lebih lanjut, Semuel yang juga pernah menjabat sebagai ketua Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) ini mengatakan Kemkominfo siap dalam membantu kepolisian untuk melacak pengunggah video kekerasan di media sosial.
"Bukan hanya kita take down, tapi kita profiling orangnya, siapa yang upload. Data itu yang kita share ke polisi," tutupnya.
Berita Terkait
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Viral Kuota Internet 50 GB Gratis Jelang Hari Kemerdekaan, Begini Penjelasan Resminya
-
Wamen Nezar Patria Sebut Pentingnya Digitalisasi buat Pengembangan Wilayah, Kenapa?
-
Tuntutan Berat untuk Eks Pegawai Kominfo: Denda Miliaran dan Penjara hingga 9 Tahun di Depan Mata
-
Diperiksa di Bui, Plate Lempar Tanggung Jawab Proyek PDNS ke Bawahan yang Jadi Tersangka
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis