Video yang diunggah tentunya merupakan gabungan klip video antara momen satu dengan lainnya dan akan disatukan melalui proses editing. Tidak hanya menggabungkan video saja, tapi Anda juga harus mengatur pencahayaan supaya video terlihat menarik. Usahakan pula agar durasi video yang akan diupload tidak terlalu lama agar penonton tidak bosan.
6. Berbagi Konten Lewat Media Sosial
Video yang sudah diunggah tentunya tidak langsung disaksikan oleh sejuta penonton, karena Anda masih berstatus sebagai YouTuber pemula. Untuk mendatangkan penonton, bagikan video yang sudah diupload ke jejaring media sosial Anda, seperti Facebook, Twitter, ataupun Instagram dan lainnya. Beritahu teman yang ada di media sosial bahwa Anda punya akun YouTube pribadi supaya mereka langsung menonton video tersebut.
Meskipun niatnya untuk menaikkan trafik pengunjung, tapi jangan sekali-kali melakukan spam. Sebab, jejaring media sosial memiliki aturan tersendiri bagi seluruh penggunanya. Kalau kedapatan melakukan spam di akun medsos, salah satu akun Anda pun akan diblok, yang secara langsung akan merugikanmu sebagai YouTuber.
7. Memaksimalkan Jumlah Subscriber
Video yang sudah Anda bagikan tentu akan menuai komentar dari para penonton. Apabila penonton berkomentar dengan maksud bertanya, ada baiknya jika Anda menjawab komentar tersebut. Jika komentar berupa challenge atau pujian, berikan likes.
Respons yang diberikan merupakan bentuk komunikasi tidak langsung antara YouTuber dengan penonton. Dengan membangun komunikasi seperti ini, channel YouTube milik Anda pun bisa lebih disukai, jumlah subscriber pun akan bertambah dengan sendirinya.
8. Menambah Subscriber dengan Giveaway
Banyak YouTuber yang kebanjiran subscriber karena sering mengadakan giveaway kepada para penonton yang berlangganan akun YouTube miliknya. Nah, giveaway diberikan bukan hanya sekadar untuk menambahkan traffic pengunjung atau menambah subscriber, tapi juga sebagai bentuk apresiasi kepada penonton yang setia mantengin saluran YouTube Anda.
Tentu, giveaway yang diberikan tidak perlu mahal, apalagi Anda masih sebagai YouTuber pemula. Dengan bermodalkan Rp300.000 saja, Anda bisa mengadakan giveaway demi menambah relasi dengan para penonton.
9. Konsisten Membuat dan Berbagi Video
Konsistensi dalam membuat dan mengunggah video itu penting. Semakin sering membuat video, maka semakin sering pula akun YouTube Anda muncul di beranda laman ini. Apalagi bagi orang yang sudah pernah menonton video yang diunggah sebelumnya.
Meski konten yang dibuat kurang menarik perhatian, akan ada saja orang yang penasaran dan mengklik video yang Anda buat. Dengan konsistensi, jumlah pengunjung pun akan bertambah dengan sendirinya, karena mereka mengapresiasi usaha Anda dalam membuat video.
Jangan Pernah Takut untuk Mencoba
Selain menekuni bidang pekerjaan lain, Anda memang juga bisa menekuni industri YouTube, kalau memang suka merekam video dan berkomunikasi dengan orang lain. Kegagalan terbesar itu bukan saat saluran YouTube Anda tidak berkembang, tapi karena ketakutan untuk mencoba.
Oleh karena itu, jangan takut untuk mencoba, karena dengan mencobalah maka Anda bisa tahu bagaimana respons dunia luar terhadap akun YouTube milik Anda.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Punya Hobi? 4 Hobi Ini Bisa Jadi Sumber Pemasukan Tambahan
Penasaran, Kapan Sebenarnya Waktu yang Tepat untuk Kartu Kredit Pertamamu?
12 Profesi yang Cocok Bagi Anda yang Suka Travelling
| Published by Cermati.com |
Berita Terkait
-
Bingung Pilih Smart TV atau Google TV? Simak Perbedaannya sebelum Beli
-
Asus ProArt OLED PA27USD Meluncur: Monitor Impian Editor Video dan Colorist
-
Melaney Ricardo Klarifikasi Usai Dituding Tak Bayar Korban Penipuan yang Diundang ke Podcastnya
-
Cortis Kenang Pengorbanan dan Luka Demi Mewujudkan Mimpi di Lagu Blue Lips
-
Kasus Whip Pink Seret Influencer ZNM dan YouTuber RV, Ketua Patron Bilang Begini
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?
-
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
Terkini
-
Kolaborasi MediaTek dan NVIDIA dalam RTX Spark, Hadirkan Kemampuan AI Lokal di Perangkat Tipis
-
Bingung Pilih Smart TV atau Google TV? Simak Perbedaannya sebelum Beli
-
22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Juni 2026: Bocoran Fitur Rawan Error Plus Amankan Voucher Draft
-
Terpopuler: 3 HP Murah Samsung Paling Laris, Pilihan HP Realme C100 Series Baterai Badak
-
36 Kode Redeem FF Terbaru 3 Juni 2026: Trik Gacha Hemat SG2 Golden & Panen MP40 Cobra
-
Xiaomi Perkuat Ekosistem AIoT, Hadirkan Watch S5, Buds 6 dan Smart Band 10 Pro
-
Baldur's Gate 2 Remake Diprediksi dalam Pengembangan, Bangkitkan Nostalgia
-
Xiaomi 17T Series Resmi Dijual Mulai 6 Juni, Ini Spesifikasi dan Harganya
-
5 Kelebihan dan Kekurangan POCO X8 Pro Max: HP Gahar dengan Skor AnTuTu 2,8 Juta
-
Rp2 Juta dapat HP OPPO Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik Juni 2026