Suara.com - Penyedia layanan video online Netflix dan rumah produksi Warner Bros digugat oleh Gereja Setan karena dituding menggunakan hak cipta dan merek dagang tanpa izin, serta merusak reputasi bisnis agama para penyembah setan.
The Satanic Temple, dalam gugatan yang didaftarkan di sebuah pengadilan New York, Kamis (8/11/2018), mendesak Netflix dan Warner Bros membayar ganti rugi sebesar 150 juta dolar Amerika Serikat atas pelanggaran itu.
Pemicu gugatan itu adalah figur Baphomet, yang dalam dokumen gugatan itu disebut sebgai "dewa berkepala kambing" yang disembah oleh pengikut Gereja Setan. Adapun patung dewa tersebut digunakan dalam sebuah serial Netflix berjudul "The Chilling Adventures of Sabrina".
Menurut Gereja Setan, patung dalam serial itu mirip dengan patung Baphomet yang kini berdiri di Detroit, AS.
Gereja Setan sempat memicu kontroversi pada 2014 lalu, karena menuntut agar patung Baphomet ditegakkan di samping monumen 10 Perintah Allah - salah satu hukum utama dalam tradisi Kristen - di Oklahoma State Capitol.
"Baphomet adalah ikon sentral yang mewakili kami (para pemuja setan) sebagai masyarakat," kata Lucien Greaves, salah satu pendiri Gereja Setan.
"Mengetahui bahwa semua itu kini dirusak oleh beberapa tayangan Netflix... banyak orang yang belum pernah mendengar soal kami akan mengira bahwa patung itu adalah monumen Sabrina," sesal Greaves.
Greaves juga mengatakan bahwa karena patung itu sangat menonjol dalam serial Netflix tersebut, para pengikut Gereja Setan kini diasosiasikan dengan tokoh antagonis jahat dalam serial tersebut.
Adapun dalam serial tersebut, para pemuja setan digambarkan sebagai orang-orang yang mempraktikan kanibalisme, penyiksaan, dan pembunuhan.
Sementara Gereja Setan, tegas Greaves, "tak mendukung kejahatan serta memegang prinsip bahwa apa yang menyebabkan penderitaan adalah buruk dan apa yang mengurangi penderitaan adalah kebaikan.
"Kami memuja setan sebagai bentuk pemberontakan terhadap otoritas Tuhan," beber Greaves.
Netflix dan Warner Bros sendiri menolak memberikan komentar atas gugatan tersebut. (CNBC)
Berita Terkait
-
Kala Hakim Anwar Usman Jadi 'Juara' Absen di MK, Sanksi Hanya Sepucuk Surat?
-
'Raja Bolos' di MK: Anwar Usman 113 Kali Absen Sidang, MKMK Cuma Kirim Surat Peringatan
-
Kasus Rafael Struick dan Pentingnya Seorang Pemain Mendapatkan Pelatih yang Tepat
-
Target Harga DEWA, BUMI, dan PTRO di Tengah Perubahan Free Float Saham MSCI
-
Spaso Maafkan Aksi Emosional Rafael Struick: Kamu Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
29 Kode Redeem FF 13 Januari 2026, Dapatkan Skin Scar Megalodon hingga Persiapan Event JJK
-
19 Kode Redeem FC Mobile 13 Januari 2026, Kartu OP Edwin Van Der Sar Siap Menanti
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 12 Januari 2026: Raih Skin SG2, Scar Megalodon, dan Sports Car
-
Poster Vivo X200T Terungkap: Bawa Kamera Zeiss, Andalkan Chip Kencang MediaTek
-
7 HP Murah Chip Kencang dengan Memori 256 GB Januari 2026, Harga Mulai 1 Jutaan!
-
Update Bracket Swiss Stage M7: AE Butuh 1 Kemenangan, ONIC Masih Berjuang
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
CES 2026: LG Perkenalkan AI in Action, AI Nyata Untuk Rumah Sampai Kendaraan
-
Honor Siapkan HP Murah Baterai 10.000 mAh, Usung Layar 1.5K dan Chip Snapdragon
-
46 Kode Redeem FF Terbaru Aktif Januari 2026, Sambut Event Jujutsu Kaisen