Suara.com - Samsung Electronics Co., Ltd. baru saja memperkenalkan inovasi terbarunya dalam teknologi layar modular Micro LED dalam acara tahunan First Look CES di Aria Resort & Casino, Las Vegas, Amerika Serikat, pada Rabu (9/1/2019) waktu setempat.
Desain teknologi revolusioner Micro LED terbaru yang ditampilkan pada acara ini meliputi layar 75 inci baru, The Wall 219 inci, dan berbagai ukuran, bentuk, serta konfigurasi lain dari layar modular Micro LED masa depan pemenang dari 2019 CES Best of Innovation Award.
"Selama puluhan tahun, Samsung telah memimpin dalam inovasi layar masa depan. Teknologi Micro LED kami adalah teknologi terdepan dalam revolusi layar berikutnya dengan tampilan pintar dan dapat dikustomisasi yang sukses dalam setiap kategori performa. Samsung Micro LED tidak memiliki batasan, hanya kemungkinan yang tak terbatas," ujar Jonghee Han, President of Visual Display Business, Samsung Electronics dalam keterangan resminya.
Teknologi self-emmisive dan kemampuan modular, layar Samsung Micro LED menghadirkan kualitas gambar, fleksibilitas dan desain apik.
Layar televisi transformatif ini terbuat dari modul-modul tunggal Micro LED yang self-emmisive, dengan jutaan chip mikroskopik LED merah, hijau, biru inorganik yang menghasilkan cahaya sendiri untuk memproduksi warna-warna natural.
Berkat sifat modular dari Micro LED, teknologi ini menawarkan fleksibilitas dalam ukuran layar yang memungkinkan pengguna mengaturnya sesuai kebutuhan dalam ruangan apapun.
Penambahan modul Micro LED, pengguna dapat memperbesar layar ke ukuran apapun yang mereka inginkan. Kemampuan modular dari Micro LED memungkinkan pengguna di masa depan untuk membuat layar bahkan dalam ukuran tidak lazim seperti 9x3, 1x7 atau 5x1 yang cocok dengan kebutuhan spasial, estetika, dan fungsional mereka.
Teknologi Samsung Micro LED juga mengoptimalkan konten tanpa tergantung ukuran atau bentuk layar. Bahkan ketika menambahkan modul baru, tampilan Samsung Micro LED dapat disesuaikan untuk meningkatkan resolusinya semua sambil menjaga kepadatan piksel yang konstan.
Sebagai tambahan, Micro LED dapat mendukung semua konten mulai dari konten standar 16:9, film layar lebar 21:9, hingga rasio aspek yang tidak lazim seperti 32:9 atau bahkan 1:1 tanpa perlu berkompromi atau mengurangi kualitas gambar.
Terakhir, karena layar Micro LED bebas bezel, tidak ada pembatas di antara modul bahkan ketika pengguna menambahkan modul baru. Hasilnya adalah efek infinity pool yang mulus dan memungkinkan layar untuk menyatu dengan lingkungan sekitarnya.
Baca Juga: Proyeksi Masa Depan di Mata Samsung
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
6 Rekomendasi Laptop yang Bisa Jadi Tablet dan Touchscreen, Multitasking Lancar Jaya!
-
5 Tablet Murah Terbaru Rilis 2026, Spek Ngebut Cocok untuk Pelajar
-
15 HP Samsung Tak Akan Terima Update One UI 8.5: Ada Seri S dan A Lawas
-
Mengenal Fitur Itel A100 4G, HP Murah Sejutaan Tangguh Mirip OnePlus 15
-
RAM HP Paling Tinggi Berapa? Ini 3 Pilihan untuk Multitasking Berat
-
Bagaimana Kiswah Kakbah Berlafaz Allah Bisa Sampai ke Epstein dan Dijadikan Alas Lantai?
-
Ragnarok Origin Classic Umumkan Hearth Test 3 Maret 2026
-
65 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 9 Februari: Ada Sukuna dan Emote Serangan Cinta
-
Konami Bagi-bagi Hadiah Gratis Yu-Gi-Oh! Master Duel Edisi 4 Tahun, Ini Daftarnya
-
Sejarah Kiswah Kakbah: Kain Suci Umat Muslim Berlafaz Allah, tapi Epstein Menaruhnya di Lantai