Suara.com - Google Maps dilaporkan tengah menambahkan pembaruan yang memungkinkan pengguna membuat acara publik. Nantinya, fitur tersebut dapat ditemukan di bagian Kontribusi.
Dilansir dari Android Police, dengan fitur acara publik tersebut pengguna dapat mengatur nama acara, lokasi, tanggal dan waktu, serta menetapkan berbagai tag dan gambar lain untuk menjelaskan apa yang sedang terjadi.
Google belum secara resmi mengumumkan fitur tersebut, namun itu merupakan bagian dari transformasi aplikasi dari layanan yang memberi tahu pengguna cara untuk pergi ke suatu tempat. Sejauh ini, Google memang telah berfokus pada merekomendasikan lokasi dengan waktu buka yang pasti dan jelas, namun penambahan daftar acara akan membantu pengguna menemukan kegiatan yang memiliki waktu lebih spesifik.
Sementara dikutip dari The Verge, fungsionalitas fitur ini sendiri serupa dengan fitur yang ada di Facebook sebelumnya, di mana pengguna dapat mengatur dan membuat acara. Namun, jejaring sosial milik Mark Zuckerberg itu tampaknya belum terlalu khawatir dengan rencana kehadiran fitur terbaru tersebut mengingat implementasi Google Maps agak sedikit lamban saat ini. Pihak Google sendiri pun belum memberikan keterangan resmi mengenai fitur tersebut.
Sebelumnya, Google Maps dikabarkan segera memiliki fitur hapus riwayat pencarian lokasi secara otomatis, jika pengguna menginginkannya. Menurut laporan Softpedia yang dilansir pada Minggu (17/2/2019), aplikasi peta digitall tersebut mampu melacak lokasi pengguna untuk menentukan jalur yang harus ditempuh pengguna saat menentukan lokasi tujuan.
Fitur ini nantinya akan memudahkan pengguna untuk langsung menunjukkan lokasi yang dituju tanpa perlu melihat riwayat pencarian lokasi terlebih dahulu.
Sebenarnya, Google Maps sudah memiliki opsi untuk menghapus riwayat lokasinya, namun dilakukan secara manual. Namun dengan fitur baru ini, aplikasi akan melakukannya secara otomatis tanpa perlu mendapatkan persetujuan dari pengguna.
Tag
Berita Terkait
-
Google Maps 3D Ungkap Fasilitas Militer Rahasia Taiwan
-
Google Maps Segera Miliki Fitur Hapus Riwayat Lokasi Secara Otomatis
-
Google Izinkan Pengguna Uji Fitur Navigasi AR untuk Google Maps
-
Dishub DKI Jakarta Gelar Operasi Lintas Jaya 2019 Pakai Teknologi Kekinian
-
Temukan Hal Mengejutkan dengan Google Maps
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
5 HP Samsung yang Cocok untuk Jangka Panjang, Awet Dipakai Bertahun-tahun
-
27 Kode Redeem FF 12 Maret 2026, Siap-siap Borong Voucher Angelic Ungu dan Misi Idul Fitri
-
Terpopuler: 8 HP Kamera Terbaik di Kelasnya Mulai Rp1 Jutaan, Kode Redeem FF Max Banjir Hadiah
-
PP Tunas Batasi Anak Main Medsos, Menteri PPPA Usul Balik ke Permainan Tradisional
-
Usai PP Tunas, Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Batasi Gawai untuk Anak Sekolah
-
Aktor & Musisi Iqbaal Ramadhan Jadi Brand Ambassador Ugreen di Indonesia
-
PP Tunas Terbit, Komdigi Klaim Bisa Lindungi 70 Juta Anak di Bawah Umur dari Medsos
-
Efek Terlalu Menakutkan, Sutradara RE 2 Minta 'Mode Santai' di Resident Evil Requiem
-
Bocoran Harga Xiaomi 17T Beredar, Bersiap Hadir ke India dan Indonesia
-
Meriahkan Hari Mario, Game Baru Yoshi Bakal Hadir ke Switch 2 Sebentar Lagi