Suara.com - Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa otak manusia membutuhkan memori yang besarnya setara dengan memori cakram flopi atau floppy disk - disket jadul untuk menyimpan data pada komputer lawas - ketika mempelajari bahasa ibu atau bahasa pertamanya.
Dalam studi yang diterbitkan di jurnal Royal Society Open Science, Rabu (27/3/2019), disebutkan bahwa untuk mempelajari bahasa sejak lahir hingga usia 18 tahun, manusia akan menyerap informasi sebesar 12,5 juta bit.
Bit, kependekan dari binary digit, adalah unit satuan terkecil dalam komputasi digital. Otak manusia menyimpan informasi dalam format yang berbeda dari komputer. Tetapi dalam riset ini, para peneliti menggunakan bit sebagai pembanding.
"Mungkin mengejutkan, tetapi dalam istilah media digital, jumlah pengetahuan kita soal bahasa hampir pas dengan (kapasitas memori) dalam floppy disk," tulis para peneliti dalam riset tersebut.
Floppy disk yang dimaksud memiliki kapasitas memori sebesar 1,5 megabytes - bisa menyimpan file lagu dalam format Mp3 sepanjang satu menit.
Para peneliti memperkirakan bahwa dalam satu hari, orang dewasa menghafal 1.000 sampai 2.000 bit informasi terkait bahasa pertama mereka. Separah-parahnya, seseorang bisa mengingat informasi sekitar 120 bit per hari.
Sebagian besar dari informasi yang direkam itu berhubungan dengan arti kata-kata, belum termasuk tata bahasa. [Live Science]
Berita Terkait
-
Visi Tinggi Presiden Prabowo dan Krisis Literasi Nasional yang Menjadi Karang Penghalang Besar
-
Prabowo Bisa Berapa Bahasa? Kini Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Semua Sekolah
-
Prabowo Instruksi Bahasa Prancis di Sekolah, PDIP Beri Catatan Kritis: Tidak Bisa Serta Merta Begitu
-
Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?
-
Belajar Bahasa Inggris Bukan Sekadar Hafal Kosa Kata, Ini Tantangan yang Harus Disadari Orang Tua
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact
-
69 Kode Redeem FF Max Terbaru 12 Juni 2026: Klaim Diamond, Cek VAR, dan Lightning Kickoff
-
Prediksi Gaya Mengemudi Baru di GTA 6, Ada Sistem Bantuan Khusus
-
LG OLED evo AI 2026 Meluncur, TV Terbaru Lebih Personal dan Bisa Terlindung dari Incaran Hacker
-
Pertamax Naik Rp16.250, Dirut Pertamina Ngaku Tetap Pertimbangkan Daya Beli Masyarakat!