Suara.com - Setelah lama duduk di tahta YouTuber terpopuler di dunia, PewDiePie akhirnya harus merelakan predikat tersebut kepada T-Series.
Seperti diwartakan BBC, Senin (1/4/2019), PewDiePie yang saat ini mempunyai 92.084.801 subscriber, harus turun ke peringkat kedua karena channel musik asal India, T-Series, unggul sekitar 15.000 suscriber.
Felix Kjellberg, lelaki Swedia di balik akun PewDiePie, mengaku sudah menerima kondisi tersebut dan telah menggunggah video berisi ucapan selamat untuk rivalnya itu.
Rivalitas antara PewDiePie dan T-Series mulai memanas sejak 2017 lalu. Bahkan, fans PewDiePie yang dikenal berjuang habis-habisan agar idolanya tetap menjadi YouTuber paling populer di dunia.
Saat itu, bahkan, seorang hacker pendukung PewDiePie meretas ratusan ribu printer yang otomatis mengeluarkan cetakan kertas bertuliskan dukungan untuk membantu PewDiePie.
Selain itu, sempat muncul juga petisi online yang meminta agar T-Series dihapus dari YouTube karena mereka dianggap sebagai ancaman bagi para kreator konten individual. Pasalnya, T-Series adalah sebuah perusahaan label rekaman raksasa di India.
Di kubu terpisah, Bhushan Kumar selaku Chairman T-Series mengaku tak peduli dengan kompetisi tersebut. Bahkan, ia tidak menyangka jika PewDiePie dan para penggemarnya menjadikan hal ini sebagai kompetisi.
Bagi T-Series, menurut Kumar, apa yang dilakukan perusahaannya hanyalah mendorong karya musisi yang berada di bawah naungan labelnya agar bisa dikenal seluruh dunia.
"Saya tak peduli dengan perlombaan ini. Saya bahkan tidak mengerti kenapa PewDiePie menganggapnya begitu serius. Dia mendorong fansnya untuk mempromosikan dirinya. Padahal kami tidak merasa sedang berkompetisi dengannya," tutup Kumar.
Berita Terkait
-
YouTube Blokir Akun Berusia Kurang dari 16 Tahun, Begini Penjelasan Aturan Komdigi
-
Bukan Visual Mewah, Justin Bieber Viral di Coachella Hanya Gara-gara Putar Video YouTube Lama!
-
YouTube Hapus Video Lego Kritik Trump, Iran Murka: Pembungkaman Ala Barat
-
Komdigi Sanksi Google Buntut YouTube Tak Patuh PP Tunas
-
Google dan YouTube Dukung PP Tunas, Tolak Larangan Akses Anak, Dorong Keamanan Digital Berbasis AI
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
QRIS IndonesiaChina Resmi Meluncur, Netzme Bikin UMKM Bisa Terima Alipay dan UnionPay
-
Sempat Menghilang 10 Tahun, Ubisoft Bangkitkan Kembali Game Perang RUSE
-
Laptop AI Asus 2026 Resmi Rilis di Indonesia, Zenbook DUO Layar Ganda hingga Vivobook Copilot+ PC
-
Ponsel Misterius Motorola Lolos Sertifikasi Komdigi, HP Lipat Gahar Razr Fold?
-
5 HP Murah Terlaris Global Q1 2026: Samsung Galaxy A Memimpin, Redmi Bersaing
-
Cari Smartband Murah dengan AOD? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
-
Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan
-
Sukses Usai Debut, Capcom Siap Kembangkan IP Pragmata Lebih Lanjut
-
5 Aplikasi Tanda Tangan Digital 2026: Privy, DocuSign hingga Adobe Sign, Mana Legal di Indonesia?
-
5 HP RAM 12 GB Paling Murah, Performa Top untuk Pemakaian Lama