Tekno / Tekno
Senin, 09 September 2019 | 21:14 WIB
Ilustrasi kabut asap. (Antara/Wahdi Septiawan)

Suara.com - Malaysia berencana menciptakan hujan buatan untuk melawan kabut asap hasil kebakaran hutan dari wilayah Indonesia, demikian dilaporkan kantor berita AFP, Senin (9/9/2019).

Sebagian wilayah Sarawak di Kalimantan telah diselimut kabut asap dalam beberapa hari terakhir. Indeks polusi udara di beberapa tempat di kawasan itu disebut telah mencapai level "sangat tidak sehat".

"Yang paling parah di Kuching," kata Gary Theseira, pejabat dari Kementerian Lingkungan Hidup Malaysia.

Ia mengatakan bahwa pemerintah Malaysia sedang bersiap untuk melakukan penyemaian awan untuk memicu turunnya hujan. Pada akhirnya, hujan diharapkan bisa mengurangi kabut asap.

Hujan buatan digunakan oleh beberapa negara di dunia ketika dilanda kemarau atau untuk mengatasi polusi. Lazimnya itu dilakukan dengan menaburkan zat kimia ke awan.

Boo Siang Voon, insinyur 47 tahun asal Kuching, mengatakan udara di daerahnya penuh asap, bau, dan panas.

"Tahun ini kabut asap lebih buruk. Warga menggunakan masker. Kami butuh solusi," kata dia.

Pada Senin, kabut asap dari Indonesia juga sudah mulai selimuti Kuala Lumpur dan Singapura. Meski demikian indeks polusi udara di dua kota itu masih rendah.

Baca Juga: Pekat Kabut Asap, Jarak Pandang di Pekanbaru Hanya 1,5 Kilometer

Load More