Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengumumkan telah membuka blokir internet di sebagian wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura di Provinsi Papua sejak Jumat (13/9/2019) pukul 16.00 WIT.
Kominfo mengatakan baru 85 persen wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura yang bisa kembali menikmati akses internet. Di seluruh Tanah Papua memang tinggal dua wilayah itu yang internetnya masih diblokir Jakarta.
"Sementara kurang lebih 15 persen sites/titik di kedua wilayah tersebut yang masih terus dipantau dalam waktu satu atau dua hari ke depan," jelas Kominfo dalam siaran persnya.
Blokir internet di Papua dan Papua Barat dilakukan sejak 21 Agustus lalu. Sejak 4 September pemerintah secara bertahap dan hingga pekan ini, tinggal Kota Jayapura serta Kabupaten Jayapura yang belum bisa menikmati akses internet penuh.
Belum diketahui kapan Kominfo akan membuka penuh akses internet di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Adapun 27 kabupaten lain di Papua sudah bisa mengakses internet. Sementara di Papua Barat, seluruh 13 kabupaten/kota sudah bisa mengakses internet per 11 September.
Blokir internet di Papua dan Papua Barat dilakukan setelah terjadinya gelombang demonstrasi anarkistis pada pertengahan Agustus. Pemicunya adalah penghinaan rasialis dan penangkapan sewenang-wenang terhadap mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur.
Berita Terkait
-
Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi
-
Hutan Bukan Milik Negara: Mengapa Masyarakat Adat Papua Menolak Skema Perhutanan Sosial?
-
Konflik Papua Tak Kunjung Usai, Komnas HAM Desak Tiga Pihak Ini Segera Duduk Bersama
-
Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal
-
Lahan Papua Cuma Dihargai Rp300 Ribu, Yorrys Raweyai: Itu Tidak Manusiawi
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Snapdragon C Resmi Diumumkan, Prosesor Baru Qualcomm untuk Laptop Murah, Baterai Tahan Seharian
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
Deretan Fitur Ugreen EchoBuds Magic, Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya
-
Asus TUF Gaming F16 dan A16 Resmi Pakai RTX 50-Series, Tangguh Berstandar Militer
-
Tablet Apa yang Cocok untuk Pelajar? 5 Pilihan Tab Rp1 Jutaan dengan Spek Dewa dan Baterai Badak
-
India 'Buang Muka' dari Sawit Indonesia, Harga Referensi CPO Juni 2026 Terkoreksi 1,91 Persen
-
Redmi Headphones Neo Lolos Sertifikasi Komdigi, Usung Hi-Res dan Baterai Tahan Lama
-
Hacker Gunakan Kode QR Teks untuk Kelabuhi Email Security, Ini Cara Kerjanya
-
Gunakan Snapdragon X2, Baterai Acer Swift Spin 14 AI Diklaim Tahan Seharian
-
Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED