Suara.com - Umumnya, saat terjadi aksi demo di jalan besar masyarakat akan menghindari jalan tersebut karena pasti telah dipenuhi oleh demonstran, sehingga kendaraan apapun tidak bisa lewat dan berakhir menimbulkan kemacetan. Namun, dalam video yang beredar di media sosial Twitter baru-baru ini, terekam dua orang ibu-ibu yang dengan santainya melewati gerombolan mahasiswa.
Gerombolan mahasiswa yang mengenakan beragam almamater tersebut terlihat bergerombol di jalan besar. Video berdurasi 20 detik tersebut memperllihatkan sebuah motor yang dinaiki oleh dua orang perempuan bergerak ke arah mereka.
Bukannya berbalik arah, pengendara motor itu melambaikan tangannya seolah memberi isyarat untuk minggir. Keduanya terlihat seolah tak peduli dan terus berjalan 'membelah' lautan mahasiswa di hadapannya.
Rekaman video yang dibagikan oleh akun Twitter @wndbt pada 24 September itu pun merekam suara para mahasiswa yang berteriak untuk membukakan jalan agar motor tersebut bisa lewat.
"Woy minggir woy! Minggir, minggir! Ada ibu-ibu guys," teriak para mahasiswa tersebut.
Kedua ibu-ibu yang menaiki motor tersebut pun melintas di tengah-tengah para mahasiswa. Lucunya, keduanya justru melambaikan tangan dan disambut oleh mahasiswa yang melihatnya. Tak hanya itu, sebagian mahasiswa pun terlihat bertepuk tangan ke arah ibu-ibu tersebut.
Menurut keterangan pemilik akun, video itu ia dapatkan dari Stories WhatsApp salah satu temannya dan disebarkan melalui media sosial Twitter.
Video yang telah ditonton sebanyak lebih dari 474 ribu penayangan dan dibagikan sebanyak lebih dari 8.300 kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar dari warganet.
"Bener banget kalau emak-emak itu penguasa jalanan," tulis akun @ssusant0.
Baca Juga: 6 Poster Lucu Aksi Mahasiswa: 1 Permen Milkita = 4 Otak DPR
"Mahasiswa nggak takut DPR, mereka takut ibu-ibu," komentar @foteinno.
"Ibu-ibu nggak ada yang bisa ngalahin memang wkwk," tambah @lalaapoohh.
"Wkwk ketika gas air mata dan water canon nggak sanggup menghentikan para mahasiswa, tapi hanya dengan gerakan tangan ibu-ibu, para mahasiswa serentak mundur memberi jalan. Kocak emang #HidupMahasiswa," ungkap @riskichan48.
"Tidak lupa beliau melambaikan tangan," cuit @trashstressed.
Berita Terkait
-
Larang Mahasiswa Demo, Melody Prima Kena Kecam Warganet
-
Gantian, Anak STM Geruduk Gedung DPR: Kami Lanjutkan Perjuangan Kakak-kakak
-
Aksi Mahasiswa Disambut Tepuk Tangan dari Penumpang KRL
-
Viral Video Anak STM Demo di DPR: Kakak Mahasiswa, Kami Datang!
-
Deretan Aksi Demo Mahasiswa Banjiri Trending Twitter
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
6 Rekomendasi Laptop yang Bisa Jadi Tablet dan Touchscreen, Multitasking Lancar Jaya!
-
5 Tablet Murah Terbaru Rilis 2026, Spek Ngebut Cocok untuk Pelajar
-
15 HP Samsung Tak Akan Terima Update One UI 8.5: Ada Seri S dan A Lawas
-
Mengenal Fitur Itel A100 4G, HP Murah Sejutaan Tangguh Mirip OnePlus 15
-
RAM HP Paling Tinggi Berapa? Ini 3 Pilihan untuk Multitasking Berat
-
Bagaimana Kiswah Kakbah Berlafaz Allah Bisa Sampai ke Epstein dan Dijadikan Alas Lantai?
-
Ragnarok Origin Classic Umumkan Hearth Test 3 Maret 2026
-
65 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 9 Februari: Ada Sukuna dan Emote Serangan Cinta
-
Konami Bagi-bagi Hadiah Gratis Yu-Gi-Oh! Master Duel Edisi 4 Tahun, Ini Daftarnya
-
Sejarah Kiswah Kakbah: Kain Suci Umat Muslim Berlafaz Allah, tapi Epstein Menaruhnya di Lantai