Suara.com - Pernahkah bertanya-tanya ada berapa banyak jumlah bintang di langit atau pasir di Bumi dan membandingkan jumlah keduanya?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, sekelompok ilmuwan dari Universitas Hawaii telah mencoba menghitung jumlah pasir di Bumi. Sebagaimana dilansir laman Exploring Our Fluid Earth, disebutkan bahwa jika mengasumsikan sebutir pasir memiliki ukuran tertentu yang sama dan menghitung berapa banyak butir pasir dalam satu sendok teh, lalu mengalikan jumlahnya dengan semua pantai dan gurun di seluruh dunia, maka Bumi memiliki sekitar tujuh triliun lima ratus kuadriliun butir pasir.
Sementara itu, menurut laman ESA (European Space Agency), jumlah bintang yang ditampilkan saat malam hari hanyalah beberapa ribu dari total keseluruhan bintang yang ada. Jumlah bintang di alam semesta dikehui mencapai 70 sekstiliun atau sama dengan angka 7 diikuti 22 angka 0 dibelakangnya.
Para astronom memang tidak menghitung bintang-bintang tersebut secara individual, sebaliknya mereka mengukur kuantitas yang terintegrasi seperti jumlah dan luminositas galaksi. Dengan kata lain, bintang-bintang di langit memiliki jumlah lebih banyak daripada pasir di Bumi. Terlebih, saat ini mungkin masih banyak bintang yang belum terdeteksi oleh ilmu sains.
Berita Terkait
-
Manusia Bisa Bertahan Tinggal di Mars, Asalkan Makan Ini
-
Menyibak Magisnya Misteri Gurun Namib, Gurun Tertua di Dunia
-
Ngenes! Ratusan Juta Burung Menghilang di Bumi, Ini Penyebabnya
-
Romantis, Kerangka Berumur Ribuan Tahun Ini Ditemukan Bergandengan Tangan
-
Ilmuwan Sukses Ciptakan Embrio Badak Putih Utara yang Hampir Punah
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pemuda Betawi Pimpin PCNU Kota Tangerang, Sejak Kecil Ditempa di Pesantren
-
Warna Pintu Toko yang Baik Menurut Feng Shui agar Bisnis Lancar, Jangan Salah Pilih
-
Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Pulau Palue NTT
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Enam Saksi Pihak Swasta Diperiksa Terkait Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah
-
Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Mendagri Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue
-
Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim