Suara.com - Sepasang kerangka bergandengan layaknya Romeo dan Juliet dan sedang diteliti kembali oleh ilmuwan. Penelitian menunjukkan bahwa kedua kerangka tersebut telah berumur sekitar 1.500 tahun.
Namun sayangnya, sepasang kerangka tersebut bukanlah Romeo dan Juliet yang sebenarnya.
Kesimpulan tersebut diambil mengingat cerita Romeo dan Juliet ditulis pada tahun 1595-1597, sehingga cerita itu seribu tahun setelah kerangka tersebut mati.
Penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal Scientific Reports pada 11 September 2019 menunjukkan bahwa sepasang kerangka di atas bukan pria dan wanita, melainkan pria dan pria.
Sebelumnya, ilmuwan menamakan sepasang kerangka yang ditemukan di Italia pada tahun 2009 sebagai Lovers of Modena.
Julukan itu disematkan karena sepasang kerangka terlihat sangat romantis berkat kematian yang saling bergandengan tangan.
Namun, pada tahun 2009 ilmuwan belum bisa menentukan jenis kelamin kerangka mengingat kondisinya sangat buruk.
Sebuah teknik baru diperkenalkan di tahun 2019 sehingga ilmuwan menggunakan protein pada email gigi untuk mengungkapkan jenis kelamin mereka.
Hubungan aktual antara kerangka dari abad 4-6 AD tetap menjadi misteri hingga kini.
Baca Juga: 5 Tahun Hilang, Aktivis Ditemukan Tewas Tinggal Kerangka dan Tengkorak
Dilansir dari BBC, peneliti dari University of Bologna, Federico Lugli, menjelaskan bahwa kedua pria dewasa tersebut sengaja dikubur bergandengan tangan.
"Di masa lalu beberapa kuburan ditemukan dengan pasangan individu bergandengan tangan, tetapi dalam semua kasus itu adalah seorang pria dan wanita. Apa hubungan antara dua individu dari penguburan Modena, saat ini masih menjadi misteri," kata Lugli.
Beberapa spekulasi dari peneliti untuk hubungan antara sepasang kerangka tersebut adalah mereka bersaudara, sepupu, atau prajurit yang tewas bersama dalam pertempuran.
Para peneliti menjelaskan bahwa situs pemakaman yang berisi hingga 14 kerangka kuno diyakini sebagai pemakaman perang.
Dalam situs resmi media lokal Italia, RaiNews.it, Lugli menjelaskan bahwa kecil kemungkinan kedua kerangka adalah homoseksual mengingat pada zaman kuno, perilaku semacam itu sulit dikenali dalam penguburan.
Berita Terkait
-
5 Tokoh Teknologi Muncul di Epstein Files: Ada Orang Terkaya hingga Ilmuwan
-
Niat Bersihkan Rumah Kosong, Warga Sleman Temukan Kerangka Manusia di Lantai Dua
-
Detik Penentu Kasus Alvaro: Hasil DNA Kerangka Manusia di Tenjo Segera Diumumkan Polisi
-
Polisi Periksa Kerangka Diduga Alvaro, Ayah Tiri Ditangkap sebagai Terduga Pelaku!
-
Bola Emas Misterius di Dasar Laut Alaska, Bikin Bingung Para Ilmuwan
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
OPPO Reno15 Series: Selfie Ultra Wide 0,6x, Baterai 7.000mAh untuk Aktivitas Anak Muda Tanpa Batas
-
Hobi Lari dan Pakai Smartwatch? Kaspersky Ungkap Bahaya Tersembunyi Pelacak Kebugaran
-
Garmin Venu X1 French Gray Resmi Meluncur di Indonesia, Smartwatch Tertipis 7,9 mm
-
Samsung Galaxy A07 5G Resmi Rilis di Indonesia: HP Rp2 Jutaan dengan Baterai 6000mAh dan Fitur AI
-
7 HP Layar Super AMOLED dengan Kamera Ultrawide Paling Murah, Spek Kelas Atas
-
Ini Cara Efektif Lindungi Remaja Saat Akses Instagram, Facebook, dan Messenger
-
Amazon dan AWS Libatkan Lebih dari 400 Siswi Kenalkan AI, Coding, dan Gaming
-
HP Satukan HyperX dan OMEN, Hadirkan Ekosistem Gaming Terpadu dan Luncurkan HyperX OMEN 15
-
Bangun Ekosistem, Bukan Sekadar Produk: Strategi Sukses Tembus Global
-
5 Rekomendasi HP RAM 16 GB Murah dan Kamera Bagus untuk Multitasking