Suara.com - Belum lama ini, politisi Gerindra Rachel Maryam mengkritisi ucapan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara yang mengimbau agar buzzer selaras dengan pemerintah.
"Rakyat disuruh jadi buzzer? Buzzer itu ada bayarannya. Pemerintah mau bayar berapa minta rakyat Indonesia jadi buzzer? Wong BPJS aja naik iurannya," cuit Rachel Maryam lewat akun Twitter pribadinya.
Menanggapi kritikan tersebut, Kominfo mencoba meluruskan maksud dari ucapan Rudiantara yang disampaikan dalam sebuah acara televisi itu.
"Ajakan Menteri Rudiantara pada acara ILC TVone Selasa lalu bermaksud agar kita tidak berantem melulu, perang tagar antar kita sendiri. Kita bisa jadi pendengung/buzzer untuk isu-isu seperti Penanganan Karhutla dan penanganan Papua," jelas Plt. Kepala Biro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu kepada Suara.com, Kamis (10/10/2019).
Terkait cuitan Rachel Maryam yang mengatakan buzzer harus mendapatkan upah atau bayaran, Ferdinandus menegaskan bahwa asumsi tersebut salah karena tidak bisa digeneralisasi.
"Buzzer tidak harus selalu dibayar. Banyak buzzer di Medsos yg secara sukarela mendukung dan mendengungkan capaian-capaian pembangunan oleh pemerintah," imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, ia juga mengingatkan Rachel Maryam agar tidak merendahkan peran masyarakat yang menjadi buzzer.
"Jangan kecilkan peran rakyat yang mau membantu pemerintah dengan bersedia jadi buzzer tanpa perlu harus dibayar," pungkas lelaki yang karib disapa Nando itu.
Baca Juga: Cara Menyinkronkan Musik iTunes di Android
Berita Terkait
-
Menkominfo: Tidak Ada yang Salah dengan Buzzer, di UU Tak Dilarang
-
Menkominfo Ajak Buzzer Kompak dengan Pemerintah, Rachel: Berani Bayar?
-
Soal Buzzer, Rudiantara Protes Facebook karena Bikin Akun Pakai Email
-
Munarman Penuhi Panggilan Polisi terkait Kasus Penganiayaan Ninoy Karundeng
-
Pengakuan Tsamara PSI Jadi Korban Buzzer karena Dukung RUU PKS
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
37 Kode Redeem FC Mobile Aktif 6 Mei 2026, Ada Hadiah OVR Tinggi hingga 119
-
XLSMART Genjot Smart City Berbasis AI dan IoT, Siap Diterapkan ke Seluruh Indonesia
-
HP Murah Terbaru Harga Cuma Sejutaan, Honor Play 70C Usung Desain Mirip iPhone 16 Pro
-
QRIS Indonesia - China Resmi Meluncur, Netzme Bikin UMKM Bisa Terima Alipay dan UnionPay
-
Sempat Menghilang 10 Tahun, Ubisoft Bangkitkan Kembali Game Perang RUSE
-
Laptop AI Asus 2026 Resmi Rilis di Indonesia, Zenbook DUO Layar Ganda hingga Vivobook Copilot+ PC
-
Ponsel Misterius Motorola Lolos Sertifikasi Komdigi, HP Lipat Gahar Razr Fold?
-
5 HP Murah Terlaris Global Q1 2026: Samsung Galaxy A Memimpin, Redmi Bersaing
-
Cari Smartband Murah dengan AOD? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
-
Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan