Suara.com - Kasus kebocoran data privasi telah menjadi polemik yang terus diperbincangkan dan membuat sebagian besar pengguna protektif terhadapnya.
Laporan terbaru menyebutkan bahwa sebenarnya tidak ada yang bisa dilakukan untuk merahasiakan data. Percobaan yang dilakukan situs web The Washington Post menunjukkan banyak situs web yang mengumpulkan data pengguna dalam proses yang disebut "fingerprinting".
Bahkan, proses pengumpulan data itu tetap terjadi ketika pengguna mengaktifkan fitur penelusuran pribadi atau menggunakan VPN.
Laporan baru tersebut menunjukkan bahwa sepertiga dari 500 situs web menggunakan kode untuk melakukan pemeriksaan identitas pengguna pada saat pengguna melakukan penelusuran web.
Dilansir laman Make Tech Easier, proses pengumpulan data itu tidak berpengaruh pada seberapa besar atau kecil sebuah situs. Bahkan, CNN, Best Buy, dan WebMD mengumpulkan detail tentang pengguna dan perangkat pengguna.
Situs yang diakses akan memaksa browser untuk menyerahkan data tentang perangkat pengguna, seperti resolusi layar, sistem operasi, hingga jenis font apa yang telah pengguna instal. Data ini bergabung untuk membuat gambar perangkat pengguna yang lebih jelas.
Setelah mengetahui perangkat pengguna, situs web dapat menggunakannya untuk mengetahui apakah pengguna telah mengunjungi situs sebelumnya, membuat profil di situs, atau menargetkan iklan.
Chief Technology Officer dari perusahaan perangkat lunak privasi Disconnect, Patrick Jackson, menguji 500 situs web paling populer yang digunakan orang Amerika.
Jackson menemukan 183 situs web melakukan fingerprinting antara 30 September dan 8 Oktober lalu.
Baca Juga: 5 Game Android Gratis Terbaik Versi November 2019
Setelah Jackson bertanya pada pihak pengelola situs web, enam situs mengatakan akan menghapus kode fingerprinting dari situs web mereka. Empat situs di antaranya dijalankan oleh pemerintah Amerika Serikat.
Pengguna memang tidak bisa menghentikan terjadinya proses fingerprinting. Meski begitu, perangkat milik Apple yang menggunakan browser Safari disebut memiliki tingkat keaman tinggi dalam hal privasi data.
Apple juga bekerja sama dengan Safari untuk melawan proses fingerprinting secara langsung dengan mengurangi jumlah informasi yang dibagikan.
Selain itu, Firefox juga disebut tengah menambahkan perlindungan fingerprinting bawaan dengan memblokir lalu lintas web. Pengguna dapat mengaktifkannya di bawah pengaturan privasi dan keamanan di tab Kustom.
Berita Terkait
-
Kominfo Serahkan Draf RUU Perlindungan Data Pribadi ke DPR pada Desember
-
Kominfo Ajukan RUU Perlindungan Data Pribadi dalam Prolegnas
-
9 Tips Jaga Keamanan dan Privasi Berinternet ala Google
-
Ini Masukan Google untuk RUU Perlindungan Data Pribadi
-
Google: RUU Perlindungan Data Pribadi Jangan Persulit Startup Kecil
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Lenovo dan MSI Siap Luncurkan Laptop dengan Intel Core Ultra 7 serta NVIDIA RTX 5070
-
Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony
-
CD Projekt Sedang Garap Game Baru, Penerus The Witcher dan Cyberpunk?
-
Serangan Rantai Pasokan Jadi Ancaman Siber Terbesar 2025, Perusahaan Asia Pasifik Wajib Waspada
-
5 Rekomendasi HP Rp3 Jutaan dengan Spek Gahar dan Performa Andal
-
REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
-
HP Murah Redmi 15A 5G Rilis Akhir Maret: Usung Chip Mumpuni dan Baterai Jumbo
-
Rincian Fitur Redmi Smart TV MAX, Hadirkan Layar 100 Inci 144 Hz dengan Harga Miring
-
5 HP Harga Rp1 Jutaan Terbaru, Spek Gahar dan Performa Kencang
-
Daftar Harga HP Samsung 2026 Semua Seri, Mulai Rp1 Jutaan