Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate mengatakan pihaknya terus melakukan upaya pencegahan penyebaran hoaks yang berkaitan dengan dampak virus Corona.
"Kita waspadai penyebaran hoaks. Alat drone kami menemukan banyak sekali isu hoaks beredar. Ini penting agar masalah virus ini tidak menjadi isu politik dan menimbulkan sentimen pada komunitas tertentu," tegas Plate dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (28/1/2020).
Dalam laman resmi Kominfo sendiri ditemukan beberapa informasi terkait virus Corona yang sudah diberi label hoaks.
Di antaranya soal penyebaran virus Corona dari ponsel Xiaomi, adanya penumpang meninggal karena virus Corona di Bandara Soekarno-Hatta, dan virus Corona sengaja diciptakan untuk membasmi umat Islam di Wuhan.
Plate juga mengatakan bahwa saat ini pemerintah telah mengambil langkah komunikasi publik berkaitan dengan dampak penyebaran novel Corona Virus (2019-nCoV) yang tengah berlangsung. Menurutnya, seluruh unsur pemerintah telah bekerja sama untuk upaya preventif dalam menyebarluaskan informasi agar publik waspada.
"Ada dua target komunikasi terkait dampak virus corona yaitu WNI yang sedang ada di Provinsi Hubei dan masyarakat dalam negeri," jelas Menteri Kominfo dalam Rapat Tingkat Menteri untuk membahas Kesiapsiagaan dan Antisipasi 2019-nCoV di Kantor Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Menteri Kominfo menegaskan semua unsur pemerintah telah bekerja sama dengan baik dalam rangka upaya preventif baik penyebaran virus, terutama berkaitan dengan informasi dan hal teknis lainnya.
Menurut Menteri Johnny, Kementerian yang dipimpinnya menjalankan fungsi diseminasi informasi dengan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan.
"Fokusnya adalah pencegahan penyebaran virus bagi masyarakat dan tenaga medis, serta langkah pemerintah," tutup dia.
Baca Juga: Menkes: Belum Ada WNI Positif Virus Corona
Berita Terkait
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Viral Kuota Internet 50 GB Gratis Jelang Hari Kemerdekaan, Begini Penjelasan Resminya
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Wamen Nezar Patria Sebut Pentingnya Digitalisasi buat Pengembangan Wilayah, Kenapa?
-
Tuntutan Berat untuk Eks Pegawai Kominfo: Denda Miliaran dan Penjara hingga 9 Tahun di Depan Mata
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch
-
3 Perangkat iQOO Siap Meluncur: Ada Pesaing POCO X8 Pro Max dan Tablet Anyar
-
Terpopuler: Viral Klarifikasi Homeless Media, 7 HP Midrange RAM Besar Baterai Jumbo
-
35 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Mei 2026, Klaim Star Shards dan Pemain OVR Tinggi
-
Makin Sengit, Honor dan Redmi Bersaing Rilis HP Baterai Jumbo hingga 12.000 mAh
-
Motorola Razr Fold Segera ke Pasar Asia, Bawa RAM 12 GB dan 16 GB
-
6 HP Midrange Terbaru Gahar Bersiap ke Indonesia: RAM 12 GB, AnTuTu Tembus 3 Juta
-
Bocoran Assassin's Creed Invictus Dibantah Ubisoft: Drama Kebenaran di Era AI
-
Xiaomi Unggah Teaser Redmi S: Kasta Misterius, Setara POCO X Series?
-
Adu Inovasi Negara Berkembang! BRICS Industrial Innovation Contest 2026 Resmi Dimulai