Refresh Rate
Refresh Rate adalah kemampuan monitor memperbarui (refresh) tampilan gambar setiap detiknya di layar. Diukur dalam satuan Hertz (Hz), semakin tinggi nilainya, semakin banyak jumlah sinyal gambar yang di-refresh.
Oleh karena itu, monitor dengan nilai refresh tinggi berguna saat menjalankan genre game yang sangat dinamis atau bergerak cepat, seperti genre FPS (First-person shooter), bertarung (fighting), balapan (racing games), RTS (real-time strategy), dan olahraga (sports).
Jenis game ini membutuhkan gerakan yang sangat cepat dan pergerakan yang akurat. Artinya, gamers membutuhkan monitor dengan refresh rate yang sangat tinggi agar lebih kompetitif saat bermain.
Sebelum menentukan pilihan, pertimbangkan juga kompatibilitas monitor Anda dengan GPU di PC/laptop. Apabila GPU mampu menghasilkan frame rate tinggi, monitor pun harus dapat mengimbanginya dengan refresh rate yang tinggi. Apabila monitor hanya mendukung refresh rate yang rendah, kemampuan maksimal dari GPU pun menjadi sia-sia.
Response time (waktu respons)
Response time adalah waktu yang dibutuhkan pixel (piksel) di monitor untuk beralih dari satu warna ke warna lain (hitam menjadi putih atau dari abu-abu ke warna lain).
Biasanya diukur dalam satuan milidetik untuk menunjukkan seberapa cepat gambar bergerak. Dalam layar monitor modern, response time 1 ms biasanya ada pada layar monitor berpanel TN dan 4 ms pada panel IPS.
Untuk genre game yang pergantian gambarnya sangat cepat (FPS, racing games, dll), gamera harus memprioritaskan layar monitor dengan response time 1 ms agar terhindar dari efek screen tearing (tampilan layar solah robek atau terbelah dua) dan frame rate yang fluktuatif.
Baca Juga: Bikin Jijik, Penjual Makanan Ini Terang-terangan Cuci Ember di Selokan
Adaptive Sync
Teknologi Adaptive Sync berperan dalam mengurangi efek screen tearing dalam game. Saat ini ada dua teknologi adaptive sync, yaitu Nvidia G-Sync dan AMD FreeSync.
Meskipun kedua teknologi ini sama-sama mengatasi masalah yang sama, ada perbedaan signifikan dalam hal harga. Apabila monitor dengan teknologi Nvidia G-Sync memiliki harga yang cukup premium, monitor dengan AMD FreeSync justru lebih terjangkau.
Selain itu, Monitor Nvidia G-Sync membutuhkan penggunaan graphics card Nvidia, sedangkan monitor AMD FreeSync membutuhkan graphics card AMD. Jadi, selain anggaran belanja, pilihan pun bergantung pada konfigurasi hardware (graphics card/GPU) di PC/laptop Anda.
Jenis Panel
Ada tiga jenis panel yang biasa digunakan di layar monitor gaming saat ini, yakni panel TN (Twisted Nematic), IPS (In-Plane Switching), dan VA (Vertical Alignment).
• Panel TN datang dengan dukungan refresh rate tertinggi dan response time rendah.
• Panel VA diposisikan sebagai panel dengan fitur di antara panel IPS dan TN. Reproduksi warna dan sudut pandang (viewing angle) panel VA pada umumnya setara dengan panel IPS, meski panel VA memiliki keunggulan pada fitur kontras gambar.
• Panel IPS menawarkan reproduksi warna dan viewing angle yang lebih baik, tapi response time-nya masih di bawah panel TN.
Saat menentukan monitor dengan jenis panel apa yang cocok untuk bermain game, Anda hanya perlu memutuskan prioritas apa yang diinginkan saat bermain game. Apakah tampilan gambar yang berjalan sangat mulus di layar, tampilan visual yang tajam dan detail, ataukah kompromi keduanya. Ini lebih terkait pilihan subjektif atau preferensi masing-masing gamer.
Color Gamut (Gamut Warna)
Color gamut (rentang jangkauan warna yang terlihat mata) yang lebih lebar/luas memastikan reproduksi warna yang jauh lebih baik, sehingga meningkatkan visual gambar dan membuat elemen detail grafis terlihat jauh lebih baik.
Gamer menyukai monitor gaming dengan gamut warna yang lebih luas karena memberikan efek imersif atau ‘kedalaman’ yang signifikan saat bermain game.
Merender adegan yang indah dengan reproduksi warna yang tepat sering dianggap sama pentingnya dengan bagian lain dari pengalaman bermain game bagi para gamer. Untungnya, standar color gamut dapat dijadikan patokan berguna dalam mengukur kemampuan rentang warna yang didukung oleh monitor gaming.
Dukungan Konektor
Ada beberapa port yang digunakan pada monitor saat ini, yaitu HDMI (High-Definition Multimedia Interface), DisplayPort, DVI, VGA, dan USB Type C.
Konektor tersebut tentu digunakan sesuai dengan kebutuhan gamers, misalnya gunakan DisplayPort untuk PC, terutama pada monitor dengan refresh rate tinggi.
Lalu gunakan port HDMI untuk aspek audio dan visual, dan kualitas gambarnya relatif bagus pada kebanyakan resolusi. Kabel HDMI merupakan standar untuk HDTV dan monitor PC.
Sementara itu, DVI bisa menjadi alternatif HDMI jika GPU atau monitor tidak punya jumlah port yang cukup untuk semua perangkat display (multi-display). Terakhir, hanya gunakan VGA jika tidak ada pilihan port lainnya.
Berita Terkait
-
Berkat VR, Ibu Ini Bertemu Kembali dengan Anaknya yang Telah Tiada
-
Santuy, Lelaki Ini Bajak TV Bandara Demi Main Game Apex Legends
-
Main Game Tiap Hari, Anak Ini Rabun Jauh Hampir 1000 Derajat
-
Pemuda Ini Mengaku Turun 9 Kg Selama 30 Hari Berkat Main Game, Kok Bisa?
-
Asyik Main Game Sampai Tak Sadar Minum Deterjen, Pria Ini Meninggal Dunia
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Masuki Tahun ke-10, Seluruh Anggota NCT 127 Resmi Memperpanjang Kontrak
-
Perajin Menjerit! Batik Indonesia Dibajak Vietnam, Merek Lebih Dulu Didaftarkan di Luar Negeri
-
Serum atau Moisturizer Dulu? Panduan untuk Kulit Sehat dan Glowing
-
Beban Usaha Meningkat, DPR Usul Omzet UMKM Bebas Pajak Naik Jadi Rp75 Juta
-
Kakanwil Pastikan Layanan Imigrasi Lebih Dekat untuk Masyarakat Padangsidimpuan
-
Bos BCA Sindir Penemuan Emas 74Kg di Rumah Eks Jampidsus: Kurang Pintar
-
Bro Ron Sindir Keras OTT Bupati Sukoharjo: Mungkin Mau Ikuti Sekjennya
-
Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?
-
5 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Binjai
-
Terinspirasi Kisah Nyata, Film AUTOPSY: Dead Body Can Talk Kupas Misteri Lewat Ruang Autopsi