Suara.com - Para ilmuwan benar-benar percaya bahwa mereka telah menemukan fosil nenek moyang dari setiap makhluk hidup di Bumi. Makhluk kecil seperti cacing itu hidup lebih dari 555 juta tahun yang lalu, menurut ahli geologi yang membuat penemuan itu.
Mereka mengatakan, itu nenek moyang pertama di pohon keluarga yang berisi binatang paling akrab saat ini, termasuk manusia.
Dinamakan Ikaria wariootia, itu adalah bilaterian paling awal atau organisme dengan bagian depan dan belakang, dua sisi simetris, dan bukaan di kedua ujungnya dihubungkan oleh usus.
Para ilmuwan menjelaskan bahwa organisme multiseluler paling awal, seperti spons dan tikar alga, memiliki bentuk yang bervariasi. Secara kolektif dikenal sebagai Biota Ediacaran, kelompok ini berisi fosil tertua dari organisme multiseluler yang kompleks.
Tetapi kebanyakan dari mereka tidak berhubungan langsung dengan hewan di sekitar hari ini, termasuk makhluk berbentuk pad lily yang dikenal sebagai Dickinsonia yang tidak memiliki fitur dasar dari sebagian besar hewan, seperti mulut atau usus.
Para ilmuwan mengatakan, pengembangan simetri bilateral merupakan langkah penting dalam evolusi kehidupan hewan, memberi organisme kemampuan untuk bergerak secara sengaja dan cara yang umum dan mengatur tubuh mereka.
Sejumlah besar hewan, dari cacing hingga serangga hingga dinosaurus hingga manusia, diorganisasikan berdasarkan rencana tubuh bilaterian dasar yang sama.
Ahli biologi evolusi yang mempelajari genetika hewan modern memperkirakan, nenek moyang tertua dari semua bilateria berbentuk sederhana dan kecil, dengan organ sensorik 'rudimenter'.
Para ahli biologi melestarikan dan mengidentifikasi sisa-sisa fosil hewan seperti itu dianggap sulit, tapi bukan tidak mungkin.
Baca Juga: Keren! Alat Tes Ini Diklaim Mampu Deteksi Virus Corona Hanya 10 Menit
Selama 15 tahun, para ilmuwan sepakat bahwa lubang-lubang fosil yang ditemukan di deposito Zaman Ediacaran yang berusia 555 juta tahun di Nilpena, Australia Selatan, dibuat oleh para bilaterian. Tetapi tidak ada tanda-tanda makhluk yang membuat lubang.
Scott Evans, lulusan doktoral baru-baru ini dari University of Caifornia, Riverside, dan Profesor Mary Droser memperhatikan sangat kecil, kesan oval dekat beberapa lubang.
Dengan dana dari hibah exobiologi NASA, mereka menggunakan pemindai laser tiga dimensi yang mengungkapkan bentuk tubuh silinder yang teratur dan konsisten dengan kepala dan ekor yang berbeda dan otot-otot yang beralur samar.
Makhluk itu memiliki panjang antara dua dan tujuh milimeter dan lebar sekitar satu hingga 2,5 milimeter, dengan ukuran terbesar dan bentuk sebutir beras, yang memiliki ukuran tepat untuk membuat lubang.
"Kami pikir hewan-hewan ini seharusnya ada selama interval ini, tetapi sulit dikenali. Setelah kami melakukan pemindaian 3D, kami tahu bahwa kami telah membuat penemuan penting," kata Dr Evans dilansir laman Meto.co.uk, Rabu (25/3/2020).
Ikaria wariootia dinamai untuk mengakui 'penjaga' asli tanah tersebut. Nama genus berasal dari Ikara, yang berarti "tempat pertemuan" dalam bahasa Adnyamathanha.
Berita Terkait
-
Ilmuwan Temukan Fosil Burung Modern Paling Tua
-
Ilmuwan Menemukan Dinosaurus Terkecil Berusia 99 Tahun
-
Wadidaw! Ini Bukti Armadilo Purba Pernah Sebesar Mobil Beetle Volkswagen
-
Kura-kura Raksasa Seukuran Mobil Ditemukan, Hidup Jutaan Tahun Silam
-
Berumur 79 Juta Tahun, Ilmuwan Temukan Fosil Sepupu Jauh T-Rex
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
-
Rupiah Terkapar ke Rp17.934, Nyaris Tembus Rp18.000 Akibat Perang AS-Iran Jelang Putusan BI
-
Apa Itu Sepatu Lari Carbon Plate? Ini Ciri-ciri, Kelebihan, dan Rekomendasi Merek Lokal hingga Luar
-
Persita Tangerang Rekrut Luquinhas, Eks Amazonas dengan Pengalaman Eropa
-
Siap-siap Panen Cuan! Dividen BBRI Diproyeksi Tembus 13 Persen, Minat Borong?
-
Sifat dan Karakter Shio Kambing dari Positif hingga Negatif
-
Meroket Lagi, IHSG Menuju Level 6.400
-
Chelsea Tikung Arsenal, Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Fantastis!
-
Serangan Harimau Kembali Terjadi di Siak, Kali Ini Korbannya Pekerja Alat Berat
-
Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"