Suara.com - Twitter, pada Kamis (18/6/2020), meluncurkan fitur notifikasi khusus untuk melawan kekerasan terhadap perempuan untuk merespon kenaikan tren kekerasan berbasis gender di seluruh dunia. Fitur notifikasi itu di Indonesia digawangi oleh Twitter bersama LBH Apik dan Komnas Perempuan.
"Kami berterima kasih atas kolaborasi dan dukungan yang telah diberikan oleh para mitra kami di Indonesia. Kami berharap inisiatif ini dapat membantu menjangkau audiens dari mitra kami yang membutuhkan bantuan di masa pandemik COVID-19 ini dan seterusnya," kata Direktur Kebijakan Publik Twitter Indonesia dan Malaysia, Agung Yudha.
Notifikasi ini melengkapi fitur Twitter yang sudah ada sebelumnya, mencakup pemberitahuan untuk COVID-19, kesehatan mental, pencegahan bunuh diri, vaksin dan eksploitasi seksual anak.
Jika mengetik kata kunci yang berhubungan dengan kekerasan berbasis gender di laman Explore, misalnya KDRT, Twitter akan memberi notifikasi berupa kontak lembaga yang dapat menangani kasus kekerasan dalam rumah tangga.
Twitter bermitra dengan LBH APIK Jakarta dan Komisi Nasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan untuk fitur ini.
Perwakilan Komnas Perempuan, Mariana Amiruddin, dalam keterangan yang sama, menyatakan kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia bertambah setiap tahun. Catatan tahunan 2020 Komnas Perempuan menunjukkan kekerasan terhadap perempuan meningkat 792 persen selama 12 tahun terakhir.
"Fakta ini memperkuat pentingnya edukasi kepada masyarakat bahwa kasus kekerasan masih banyak terjadi di Indonesia. Kolaborasi dengan Twitter ini diharapkan mempermudah informasi kepada publik dan menjadi acuan para pemangku kepentingan untuk pencegahan dan penanggulangan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan,” kata Mariana.
Direktur LBH APIK Jakarta, Siti Mazuma, menyatakan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dan advokasi kesetaraan hukum melibatkan berbagai pihak.
"Kami harap kolaborasi dengan Twitter ini dapat membantu kami menjangkau lebih banyak orang yang memang membutuhkan bantuan atau pendampingan," kata Siti.
Baca Juga: Tak Terima Dibikin Video, Dokter Tirta Ancam Polisikan Akun Twitter Ini
Twitter menggandeng UN Women Asia Pasifik sebagai penasihat dalam program ini. Kekhawatiran mengenai kekerasan berbasis gender saat pandemi virus corona pernah diutarakan Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres.
Karantina wilayah (lockdown) di berbagai negara menimbulkan "gelombang yang mengkhawatirkan dalam kekerasan berbasis gender, menurut Guterres. Notifikasi kekerasan berbasis gender, selain di Indonesia, juga tersedia di Vietnam, Malaysia, Korea Selatan, Singapura, Filipina dan Thailand. [Antara]
Berita Terkait
-
Jesslyn Wijaya Masih Tak Bisa Dihubungi, Calon Suami Lapor ke Komnas Perempuan
-
Dugaan Tambang Ugal-ugalan di Desa Rantau Bakula, Walhi Beri Waktu Satu Bulan untuk Solusi
-
Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan
-
Komnas Perempuan Nilai Lirik Lagu Om Zein Seksis, Disebut Merendahkan Martabat Perempuan
-
32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Achilles Bidik Kebutuhan Bisnis dari Transaksi hingga Pendanaan
-
1.300 Penerbangan Dibatalkan karena Topan Dolphin di Shanghai
-
Mitos macOS Lebih Aman Runtuh: Riset Kaspersky Ungkap Pengguna Mac Lebih Rentan Terkena Malware
-
Cushion Glad2Glow Pink dan Silver, Apa Bedanya? Ini Kelebihan Masing-Masing
-
Eks Menhan Mark Esper: Tawaran Damai Iran Konyol, Merasa Lagi di Atas Angin
-
Selat Hormuz Siap Dibuka Jika AS Mau Bayar Kompensasi ke Iran, Berapa Nominalnya?
-
PLTA Garung Pasok Energi Bersih ke Sistem Jawa-Bali, Aliri Listrik 30 Desa
-
Tak Risih Dijuluki Gubernur Persija, Pramono Optimis Juara Liga 1 Jadi Kado 500 Tahun Jakarta
-
5 Film Terbaru Agustus 2026, Ada Dear You Hingga The Tao Exorcist!
-
Misteri Sisa Kuota Internet: Mengapa Bisa Hangus dan Siapa yang Paling Diuntungkan?