Suara.com - Bukalapak, pada Jumat (19/6/2020), memastikan bahwa Fajrin Rasyid telah hengkang ke Telkom. Dengan demikian kini tak satu pun dari tiga pendiri Bukalapak yang bertahan di perusahaan rintisan berstatus unicorn tersebut.
"Kami mengonfirmasi bahwa salah satu co-founder sekaligus Presiden Bukalapak, Muhammad Fajrin Rasyid, telah resmi ditunjuk dan ditetapkan sebagai Direktur Digital Business PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom)," kata Bukalapak dalam keterangan resmi yang diunggah di laman resmi mereka, dikutip Jumat (19/6/2020).
Fajrin, dalam keterangan tersebut, akan menyerahkan tugasnya sebagai Presiden Bukalapak kepada Dewan Direksi dan Manajemen Bukalapak. Saat dikonfirmasi Antara, perwakilan Bukalapak belum menginformasikan siapa yang akan menggantikan posisi Fajrin.
Fajrin, yang menyusul pendiri lainnya yakni Achmad Zaky yang mundur pada Desember 2019 dan Nugroho Herucahyono yang keluar dari perusahaan pada April 2020 kemarin.
Fajrin sendiri menyatakan ingin membantu mengembangkan dunia telekomunikasi Indonesia melalui jabatan barunya tersebut.
"Saya berharap pengalaman saya membesarkan bisnis startup hingga menjadi besar seperti sekarang dapat membawa kontribusi untuk mengembangkan Telkom," kata Fajrin.
CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin menyatakan apresiasinya terhadap Fajrin selama membesarkan perusahaan tersebut.
"Kami berharap bahwa konsep digitalisasi UMKM yang dibawa oleh Fajrin bersama co-founders lain, akan terus menjadi basis yang kuat dalam perkembangan bisnis usaha UMKM di Indonesia," kata Rachmat.
Platform Bukalapak selama 10 tahun berdiri memiliki 92 juta pengguna dan sekitar 6 juta pedagang yang bergabung di platform jualan online tersebut. Program mereka untuk memberdayakan toko kelontong, Mitra Bukalapak, kini memiliki sekitar 5 juta mitra.
Baca Juga: Mundur sebagai CEO Bukalapak, Kemana Achmad Zaky Berlabuh?
Berita Terkait
-
"Ini Bukan Keputusan yang Mudah" Akankah Tokopedia Bakal Senasib dengan Bukalapak?
-
Mantan Kapolri Era SBY dan Jokowi Jadi Komisaris Utama Bukalapak
-
Fokus Jualan Pulsa Hingga Token Listrik, Bukalapak PHK 594 Karyawan
-
Achmad Zaky Dorong Pertukaran Pelajar Indonesia - Malaysia: Pendidikan adalah Investasi Terbesar
-
Bukalapak Lapor: Kuartal I 2026 Rugi Rp425 Miliar dan PHK 5 Karyawan
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Perajin Menjerit! Batik Indonesia Dibajak Vietnam, Merek Lebih Dulu Didaftarkan di Luar Negeri
-
Serum atau Moisturizer Dulu? Panduan untuk Kulit Sehat dan Glowing
-
Beban Usaha Meningkat, DPR Usul Omzet UMKM Bebas Pajak Naik Jadi Rp75 Juta
-
Kakanwil Pastikan Layanan Imigrasi Lebih Dekat untuk Masyarakat Padangsidimpuan
-
Bos BCA Sindir Penemuan Emas 74Kg di Rumah Eks Jampidsus: Kurang Pintar
-
Bro Ron Sindir Keras OTT Bupati Sukoharjo: Mungkin Mau Ikuti Sekjennya
-
Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?
-
5 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Binjai
-
Terinspirasi Kisah Nyata, Film AUTOPSY: Dead Body Can Talk Kupas Misteri Lewat Ruang Autopsi
-
Dominasi PMDN, Ini Data Kinerja Investasi Indonesia 2025