Suara.com - Laboratorium-laboratorium Inggris yang mengerjakan vaksin virus corona (Covid-19) diduga telah menjadi sasaran para peretas Rusia, kata kepala Pusat Keamanan Siber Nasional Inggris.
"Kami mengutuk serangan-serangan tercela ini," kata seorang kepala GCHQ.
Inggris menentang tuduhan kampanye Moskow untuk mencuri informasi dalam upaya mengembangkan vaksin virus corona.
Kelompok mata-mata yang didukung oleh negara Rusia, APT29, telah meluncurkan serangan dunia maya di laboratorium-laboratorium Inggris, menurut mata-mata Inggris.
National Cyber Security Center menuduh Kremlin berusaha merobek temuan sehingga Rusia dapat memproduksi vaksin pada saat yang sama atau lebih cepat.
“Kami mengutuk serangan-serangan hina ini terhadap mereka yang melakukan pekerjaan vital untuk memerangi pandemi. Bekerja dengan sekutu kita, NCSC berkomitmen untuk melindungi aset kita yang paling kritis dan prioritas utama kita saat ini adalah melindungi sektor kesehatan," kata Direktur operasi NCSC Paul Chichester dilansir Mirror, Minggu (19/7/2020).
NCSC, yang merupakan bagian dari stasiun penyadapan GCHQ, tidak akan mengidentifikasi siapa yang menjadi sasaran, tetapi diperkirakan termasuk Universitas Oxford dan Imperial College London
Mereka berdua memiliki program pengembangan vaksin profil tinggi. Pusat-pusat lain dari seluruh dunia juga diyakini telah ditargetkan.
"APT29 hampir pasti beroperasi sebagai bagian dari layanan intelijen Rusia", NCSC menambahkan.
Baca Juga: Kabar Baik dari Vaksin Covid-19 Oxford Diumumkan Pekan Ini
Pusat ini telah mengeluarkan peringatan penasehat sehingga organisasi memiliki kesempatan lebih baik untuk melindungi jaringan mereka.
"Sangat tidak dapat diterima bahwa badan intelijen Rusia menargetkan mereka yang bekerja untuk memerangi pandemi virus corona. Inggris akan terus melawan mereka yang melakukan serangan cyber seperti itu, dan bekerja dengan sekutu kami untuk meminta pertanggungjawaban pelaku," ujar Menteri Luar Negeri Dominic Raab Inggris.
APT29, juga dikenal sebagai Cozy Bear, dan The Dukes, telah beroperasi selama beberapa tahun tetapi ini adalah pertama kalinya NCSC secara terbuka menghubungkannya dengan intelijen Rusia.
Kelompok ini sebelumnya terlibat dalam serangan terhadap Partai Demokrat selama pemilihan presiden AS 2016 yang memenangkan Republik Donald Trump.
Kegiatan APT29 dikatakan dikenal di "tingkat tertinggi" negara Rusia, mengindikasikan Presiden Vladimir Putin telah memberi sanksi atas serangan itu. Para ilmuwan di Imperial College London dan Universitas Oxford telah memulai uji vaksin manusia.
Intelijen Inggris tidak menyarankan para peretas mencoba menghambat pengembangan vaksin. Para ahli berpikir Rusia telah mencoba memanfaatkan koneksi VPN yang digunakan staf untuk menautkannya dalam jaringan.
Berita Terkait
-
FBI Turut Dilibatkan dalam Penyelidikan Terkait Peretasan di Twitter
-
Kabar Baik, Vaksin Virus Corona Oxford Disebut Beri Perlindungan Ganda
-
Twitter Yakinkan Kata Sandi Pengguna Aman Usai Peretasan
-
5 Negara dengan Penelitian Vaksin Covid-19 Paling Menjanjikan
-
Vaksin Virus Corona AS Siap Masuk Fase Uji Klinis Tahap 3, Kapan Rampung?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Pokemon Evolusi Mega ex Hadir dalam Format Starter Deck Siap Main
-
OLX Luncurkan Kategori Barang Gratis untuk Mempermudah Berbagi Selama Ramadan
-
Harga dan Spesifikasi Huawei Band 11 Series Resmi di Indonesia, Layar AMOLED 1,62 Inci
-
4 HP OPPO RAM 8 GB Paling Murah Februari 2026 Mulai Rp2 Jutaan
-
Ampverse Resmi Ekspansi ke Indonesia, Andalkan AI dan Gaming Intelligence
-
Alasan ASUS ExpertBook P1 P1403 Cocok untuk Pebisnis UMKM
-
5 HP Kamera Bagus untuk Lebaran Mulai Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Tak Perlu Sewa iPhone
-
Indosat HiFi Air Resmi Hadir, Internet Rumah Tanpa Kabel Bisa Dibawa Mudik dan Langsung Aktif
-
27 Kode Redeem FF 27 Februari 2026: Ada Skin SG2, Angelic, Hingga Bundle Jujutsu Kaisen
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 Februari 2026: Klaim Pemain OVR 117 dan Ribuan Gems Gratis