Suara.com - Negara-negara di dunia saat ini tengah berlomba menciptakan vaksin Covid-19. Sejumlah negara mulai dari Amerika Serikat, China, hingga India bahkan sudah memasuki penelitian tahap lanjut dan uji klinis ke manusia.
Di Indonesia, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan uji klinis untuk vaksin Covid-19 ditargetkan mulai pada tahun 2021. Pengembangan vaksin tersebut merupakan hasil kolaborasi dalam negeri yang melibatkan sejumlah pihak.
Terawan menyebutkan, pihak-pihak tersebut berkolaborasi dalam sebuah konsorsium vaksin Covid-19.
Lalu bagaimana dengan negara-negara lain? Simak rangkumannya di bawah ini ya.
1. Rusia Rampungkan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Pada Manusia
Rusia menjadi negara pertama yang berhasil menyelesaikan uji klinis vaksin Covid-19 pada manusia sebagaimana dilaporkan India Times, Senin (13/7/2020).
Uji coba yang dipimpin Elena Smolyarchuk, pemimpin Pusat Penelitian Klinis Obat di Sechenov University, membuktikan vaksin itu efektif untuk pengobatan Covid-19.
2. Vaksin Virus Corona AS Siap Masuk Fase Uji Klinis Tahap 3
Baca Juga: Kabar Baik, Uji Coba Vaksin Virus Corona Picu Respons Antibodi
Vaksin virus corona atau Covid-19 buatan Amerika Serikat dari perusahaan biotek Moderna akan segera memasuki fase uji coba klinis tahap 3 pada 27 Juli 2020 mendatang. Mereka akan dengan menggandeng 30.000 peserta.
Hal ini dilakukan setelah vaksin buatannya menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam tahap uji coba awal 45 peserta, dimana data lengkapnya akan diterbitkan dalam jurnal peer-review.
3. Kandidat Vaksin Covid-19 Kedua di India Masuk Fase Uji Klinis ke Manusia
India siap melakukan uji klinis ke manusia untuk kandidat vaksin Covid-19 kedua yang dikembangkannya.
Dilansir Antara, perusahaan pembuat obat Zydus telah menerima persetujuan dari regulator India untuk memulai penelitian pada manusia (uji klinis) untuk kandidat kedua vaksin Covid-19.
Berita Terkait
-
Melindungi Anak, Melindungi Masa Depan: Mengapa Imunisasi Tak Bisa Ditawar?
-
Kimia Farma dan Pfizer Genjot Vaksinasi Pneumonia
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Bukan Virus Baru, Ini 7 Hal yang Perlu Diketahui tentang Super Flu di Indonesia
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang