Suara.com - Tablet kuno ini terbuat dari tanah liat berusia 5.000 tahun, terdapat gambar bahan-bahan pembuatan bir dan memuat tanda tangan pertama di dunia, telah terjual dalam sebuah perlelangan.
Nilai yang ditawarkan pun bikin melongo, yakni seharga 175.000 poundsterling atau sekitar Rp 3,4 miliar.
Tablet kuno ini diklaim sebagai catatan pertama di dunia yang mencantumkan nama pribadi atau di masa kini disebut dengan tanda tangan.
Hal ini ditunjukkan dengan simbol yang diterjemahkan sebagai 'KU' dan 'SIM' di pojok kiri atas tablet.
Para ahli menafsirkan ini sebagai ejaan nama 'Kushim', sosok yang kemungkinan merupakan dari juru tulis pemerintah pada zamannya. Juru tulis ini meninggalkan tanda tangan sebagai bentuk legalitas tablet tersebut.
Para sejarawan menyebut, prasasti ini juga menunjukkan resep pembuatan bir di Kuil Inanna, Timur Tengah, pada 3.100 Sebelum Masehi.
Pasalnya, catatan pada tablet kuno tersebut mencantumkan proses mengubah jelai atau jagung menjadi bir, kemudian membawanya ke tempat pembuatan bir yang diilustrasikan dengan penggambaran biji-bijian dan botol primitif.
Tablet berukuran 3 x 3 inci persegi ini dijual oleh rumah lelang Bloomsbury yang berbasis di London.
Saat pelelangan, penyelenggara acara menyebut tablet berisi tanda tangan pertama di dunia ini ditemukan di kota kuno Uruk atau Irak bagian selatan saat ini.
Baca Juga: Anak-anak Mesir Kuno Sudah Mengenal Pekerjaan Rumah
Nilai transaksi pelelangan yang terjual di angka Rp 3,4 miliar, melebihi ekspektasi penyelenggara acara yang melakukan penawaran awal di angka 90 ribu poundsterling atau Rp 1,7 miliar.
Prasasti bersejarah itu berhasil dimiliki oleh seorang kolektor asal Amerika Serikat senilai 140 ribu poundsterling.
Namun dengan biaya administrasi lainnya, angka keseluruhan yang harus dibayar sang kolektor menjadi 175 ribu poundsterling.
"Seseorang hanya mendapat sedikit kesempatan untuk bekerja dengan item yang begitu penting, menandai tonggak sejarah dalam penemuan manusia yang mungkin paling penting, yaitu menulis," kata Timothy Bolton, seorang spesialis di Bloomsbury Auctions, seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (19/8/2020).
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
BRI Peduli Salurkan Ratusan Paket Sembako Lewat Gereja di Sulawesi Utara
-
Dari Pekerja Migran Jadi Pengusaha, Rosyidah Kembangkan UMKM Olahan Hasil Laut Bersama BRI
-
Kasus Suap Ubah Opini WDP ke WTP, Anggota BPK Bobby Tak Banyak Bicara usai Diperiksa KPK
-
BRI Dampingi Rosyidah Wujudkan Mimpi Membangun Usaha Olahan Laut di Pesisir Indramayu
-
Lampung ke Bandung Kini Sejauh Kedipan Mata: Wings Air Resmi Buka Rute Langsung Tiap Hari
-
Nasib Merek Mobil Jepang Terancam, Toyota Ajak Honda Hingga Nissan Bersatu Hadapi Mobil China
-
Kisah Rosyidah, Mantan Pekerja Migran yang Sukses Bangun UMKM Olahan Laut di Indramayu
-
Inilah 4 Resep Rendang Daging Sapi yang Gurih dan Empuk!
-
Alam Dikeruk Nyawa Melayang, Ekonomi Ekstraktif Disebut Jadi Pemicu Konflik Berdarah di Papua
-
Pulang ke Kampung Halaman, Rosyidah Sukses Kembangkan Usaha Hasil Laut Berkat Dukungan BRI