Suara.com - TV dengan layar super jumbo seperti bioskop mini baru saja dikenalkan oleh LG. Membawa identitas sebagai LG Magnit, perangkat sudah membawa panel microLED berukuran besar.
Perusahaan mengklaim bahwa LG Magnit adalah TV pertama LG dengan layar microLED yang dijanjikan akan menawarkan "kualitas gambar dan daya tahan inovatif".
Sebagai informasi, microLED adalah jenis tampilan baru, yang mirip dengan panel OLED di kebanyakan smart TV dan smartphone.
Sama seperti namanya, microLED membawa piksel yang jauh lebih kecil.
Piksel ini bisa sampai 100 kali lebih kecil, yang diklaim bisa menawarkan gambar yang lebih jelas, reproduksi warna yang lebih baik, dan visibilitas lebih jernih dari berbagai sudut.
Raksasa teknologi Korea Selatan juga menyoroti "Lapisan Hitam" atau "Black Coating" yang telah diterapkan pada microLED-nya.
Itu akan membantu melindungi panel dari kerusakan dan debu, sekaligus membantu mengurangi pantulan pada layar. Sebagai layar MicroLED, ia menawarkan keunggulan pemancar otomatis dari OLED "tanpa bahan OLED".
Ini berarti perangkat dapat menghindari masalah retensi gambar (burn-in) untuk layar yang dibiarkan menyala selama berjam-jam.
Siaran pers untuk pengumuman tersebut menyatakan bahwa, "LG MAGNIT yang serba guna sangat ideal untuk konsumen mewah yang mencari layar premium berskala besar untuk rumah dengan resolusi 4K 163 inci untuk menikmati film, serial, dan olahraga favorit".
Baca Juga: Anti Mainstream, Tanggap Perilisan LG Wing Akhirnya Terungkap
Dikutip dari Tech Radar, LG Magnit menjalankan sistem LG webOS dan juga mendukung imaging prosesor Alpha AI.
Perusahaan tidak menargetkan LG Magnit untuk skala rumah, melainkan mereka menyasar sektor lebih komersial seperti hotel atau lobi perusahaan besar.
Layarnya yang super jumbo membuat LG Magnit bisa menawarkan sensasi bioskop mini di lobi perusahaan atau hotel.
Perangkat akan diluncurkan secara komersial pada pekan ini di Amerika Serikat, Eropa serta beberapa negara di Asia.
Masih belum diketahui mengenai harga yang dipatok, namun tentunya itu akan "premium" mengingat teknologi panel microLED masih tergolong baru di industri komersial sehingga banderolnya diyakini cukup mahal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Daftar HP Samsung Ini Terancam Tidak Kebagian One UI 8.5, Galaxy S22 hingga Z Fold 4 Masuk?
-
Terpopuler: Baterai Realme C100i Awet 6 Tahun, Top 3 HP Kamera Terbaik Harga Rp2 Jutaan
-
4 Rekomendasi HP Baterai Jumbo dengan Fitur Reverse Charging, Bisa Jadi Powerbank
-
56 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Juni 2026: Raih Skin MAG-7, SG2, dan Bundel Eclipse
-
5 Pilihan Smart TV 32 Inch Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Canggih dengan Fitur Modern
-
Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Menurut Review Pengguna
-
5 HP Midrange Paling Dicari Juni 2026: Chip Kencang, Skor AnTuTu 2,1 Juta Poin
-
Budget Rp3 Juta Dapat iPhone Apa? Ini 4 Pilihan HP yang Masih Sangat Layak Pakai di 2026
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic LUMIX L10, Tawarkan Fitur Zoom Ciamik
-
Spesifikasi Redmi Headphone Neo di Indonesia: Harga Rp1 Jutaan, Baterai Tahan 72 Jam