Suara.com - NASA menunda rencananya dalam kompetisi untuk memilih perusahaan mana yang akan terus mengembangkan pendarat Bulan untuk misi Artemis.
Badan antariksa itu diam-diam mengumumkan penundaan tersebut, yang pertama kali diketahui oleh The Verge, dalam pemberitahuan pada 27 Januari lalu kepada tiga tim komersial yang berpartisipasi dalam program Human Landing System (HLS).
Ketiga perusahaan, SpaceX, Blue Origin, dan Dynetics sedang mengembangkan pendarat Bulan untuk program Artemis NASA. Dalam pemberitahuan terbaru, NASA mengungkapkan bahwa perpanjangan tanpa biaya untuk setiap kontrak periode dasar akan diperlukan.
NASA memberikan tiga kontrak tahun lalu dan awalnya berencana memilih dua perusahaan untuk melanjutkan kompetisi pada 28 Februari. Namun, perpanjangan waktu mengulur hingga 30 April.
Tiga kontrak berjumlah 967 juta dolar AS untuk dana pengembangan, di mana SpaceX diberikan 135 juta dolar AS untuk penggunaan Starship yang dapat digunakan kembali sebagai pendarat Bulan, Blue Origin diberikan 579 juta dolar AS untuk memperkuat pendaratan Blue Moon, dan Dynetics mendapat 253 juta dolar AS untuk mengembangkan kendaraan dua tahap yang baru.
Penundaan waktu tersebut tidak memberikan pendanaan tambahan kepada perusahaan mana pun. Dengan perpanjangan ini, NASA akan memiliki waktu tambahan untuk memilih perusahaan mana yang pantas mengembangkan pendarat Bulan.
"Perpanjangan ini merupakan perubahan administratif dan memungkinkan tiga perusahaan AS yang dipilih untuk melanjutkan aktivitas desain dan pengembangan HLS sebagaimana ditetapkan dalam kontrak periode dasar perusahaan," kata NASA, seperti dikutip dari Space.com, Kamis (4/2/2021).
Hal itu disebabkan karena dana kongres yang diberikan untuk misi Artemis tidak memenuhi permintaan NASA.
Dana saat ini yang diberikan 850 juta dolar AS jauh lebih sedikit daripada 3,3 miliar dolar AS yang diharapkan NASA. Dengan nominal dana yang diberikan, NASA masih ambisius menetapkan jangka waktu tahun 2024 untuk pendaratan manusia di Bulan.
Baca Juga: Bisa Makan Sayur di Luar Angkasa, Perdana Astronom Transplantasi Tanaman
Pemerintahan Biden sendiri belum mengomentari rencana NASA yang menetapkan tenggat waktu tahun 2024 yang sebelumnya ditetapkan oleh pemerintahan mantan Presiden Donald Trump.
Berita Terkait
-
Elon Musk Siapkan Rp 1,4 Triliun untuk Pencipta Teknologi Penangkap Karbon
-
Kurang dari Sebulan, Penjelajah Baru NASA Mendarat di Mars
-
Ingin Kurangi Karbon Dioksida, Elon Musk Gelar Kontes Berhadiah Rp 1,4 T
-
NASA Lakukan Pendekatan ke Matahari saat Siklus Cuaca Antariksa Meningkat
-
Peringati 3.000 Hari di Mars, Penjelajah Curiosity Kirim Foto Ekstrem
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Viral Mahfud MD Ungkap Dadan BGN Pantas Dihukum Mati: Potong Tangan Terlalu Ringan
-
70 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 Juni 2026: Sikat Jersey CR7, Diamond, dan Gloo Wall
-
Cara Mendeteksi Alat Pelacak Tersembunyi Pakai HP Tanpa Aplikasi, Aktifkan Notifikasi Otomatis
-
Asus Chromebook CM32 Debut dengan Chip MediaTek dan Layar 2.5K, Baterai Tahan 13 Jam
-
Cara Aktifkan Paket Bola Gembira Full di FolaPlay untuk Nonton Piala Dunia 2026, Segini Harganya
-
Samsung Galaxy A27 Muncul di Situs Resmi, Konfigurasi Memori Terungkap
-
5 Game Baru Bertarung di Medan Perang September 2026, Hindari GTA 6
-
TWS Under Rp500 Ribu yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik David GadgetIn
-
Budget 2 Jutaan Dapat Tablet Apa? Ini Daftar Terbaik di 2026
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard