Suara.com - Pemerintah Indonesia berhasil mengamankan slot orbit 146 Bujur Timur untuk Satelit Republik Indonesia Satu atau Satria-1, setelah proposal permohonan perpanjangan masa laku penggunaan filing PSN-146E disetujui oleh Radio Regulations Board (RBB) International Telecommunication Union (ITU).
"Atas kerja sama dan tentu dukungan dan doa serta ikhtiar kita sekalian, permohonan perpanjangan masa laku filing satelit ini telah disetujui oleh Radio Regulations Board (RBB) International Telecommunication Union (ITU)," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dalam jumpa pers virtual, Selasa (6/4/2021).
"Hasil permohonan tersebut juga dipublikasikan di website ITU tanggal 31 Maret 2021 dan disampaikan melalui surat dari Director of the Radiocommunication Bureau kepada Administrasi Telekomunikasi Indonesia pada 1 April yang lalu," sambung dia.
Plate menuturkan, sidang RBB ITU digelar secara daring pada 22 hingga 26 Maret 2021. Dalam sidang tersebut, delegasi Indonesia mengajukan proposal permohonan perpanjangan masa waktu penggunaan filing PSN-146E yang digunakan oleh Satria-1.
Permohonan tersebut merupakan tindak lanjut dari sidang sebelumnya yang diadakan pada Oktober 2020 lalu.
Plate mengatakan pihaknya telah melakukan pertemuan intensif sejak Januari lalu dengan Kementerian Luar Negeri, Perwakilan Tetap Republik Indonesia di Jenewa, BLU BAKTI, dan PT PSN selaku operator pengguna filing satelit, guna mematangkan proposal serta dokumen pendukung permohonan yang akan disampaikan pada sidang tersebut.
Proposal permohonan perpanjangan masa laku penggunaan filing PSN-146E yang digunakan untuk satelit Satria-1 tersebut akhirnya disetujui oleh RBB ITU.
"Indonesia diberikan jangka waktu tujuh bulan untuk perpanjangan izin filing orbit ini, yaitu sampai dengan 31 Oktober 2023. Hal ini sejalan atau sama dengan dukungan dari pabrik pembuat satelit Satria-1 yaitu Thales Alenia Space," ucap Plate.
Menteri Plate menegaskan perpanjangan ini tidak akan mengubah jadwal peluncuran dan commercial operation date satelit SATRIA-1 pada kuartal keempat tahun 2023 mendatang.
Baca Juga: Kominfo Minta Operator Seluler Pulihkan Jaringan Telekomunikasi di NTT
Perpanjangan masa laku filing orbit ini, kata dia, juga membuat Indonesia terhindar dari biaya tambahan sekitar 9 juta dollar AS.
"Perpanjangan filing selama tujuh bulan ini dapat atau berguna untuk menghindari biaya tambahan sebesar kurang lebih 9 juta dollar AS untuk penempatan floater, untuk menghindari penempatan floater," ujar Plate.
Diketahui, proyek Satria-1 merupakan salah satu proyek strategis nasional. Proyek ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan kapasitas satelit Indonesia guna menyediakan akses internet pada 150.000 titik layanan publik.
"Karenanya penting untuk dilakukan berbagai upaya demi suksesnya peluncuran satelit Satria satu ini," tutup Plate. [Antara]
Berita Terkait
-
BAKTI Komdigi Akui Ada 2.121 Desa di Indonesia Belum Kebagian Internet
-
Komdigi Bantah Kalah Cepat dari Starlink Pulihkan Internet di Lokasi Banjir Sumatra
-
BAKTI Komdigi Sukses Sediakan 30 Ribu Akses Internet Berkat Satelit Satria-1
-
Bencana Banjir Sumatra, BAKTI Komdigi Sediakan 18 Akses Internet dari Satelit Satria-1
-
Satelit SATRIA-1 Terus Dioptimalisasi, Warisan Digital Strategis Presiden Jokowi
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
53 Kode Redeem FF 20 Maret 2026 untuk Klaim SG2 Lumut dan Bundle Joker
-
9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
-
Spesifikasi PC Crimson Desert, Game Aksi Open World Terbaru dengan Aksi Brutal
-
Kenapa Sinyal Internet Lemot saat Lebaran? Begini 5 Cara Mengatasinya
-
10 Cara Merapikan Kabel dan Charger agar Tidak Ruwet
-
Saingi MacBook, Laptop Premium Xiaomi Book Pro 14 Dibanderol Rp19 Jutaan
-
5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan Chipset Snapdragon Terbaik 2026
-
Tak Lagi Rumor, Starfield Bakal Meluncur ke PS5 Bulan Depan
-
Huawei Mate 80 Pro Resmi ke Pasar Global: Andalkan Sensor Premium dan Cincin Kamera Ikonis
-
Arab Saudi Kini Kuasai 10 Persen Saham Capcom, Langkah Agresif Putra Mahkota di Dunia Game