Suara.com - Satu dosis saja dari vaksin Astrazeneca dan Pfizer sudah bisa memangkas risiko terinfeksi Covid-19 hingga 65 persen, demikian hasil studi para peneliti di Inggris yang melibatkan lebih dari 370.000 responden.
Dua studi yang dirilis Jumat (23/4/2021) itu menganalisis 1,6 juta hasil swab dari 372.402 orang di periode Desember 2020 sampai April 2021. Data-data itu berasal dari survei infeksi Covid-19 yang digelar Universitas Oxford, badan statistik nasional Inggris, dan departemen kesehatan.
Dari analisis itu ditemukan bahwa 21 hari setelah disuntik vaksin Astrazeneca atau Pfizer, maka risiko seseorang terkena Covid-19 - baik yang dengan maupun tanpa gejala - akan turun sebesar 65 persen.
Lebih rinci dijabarkan bahwa risiko orang terkena Covid-19 dengan gejala setelah suntikan vaksin pertama turun sejauh 74 persen, sementara risiko terinfeksi Covid-19 tanpa gejala turun 57 persen.
Sementara jika sudah menerima vaksin dosis kedua, maka kemungkinan terinfeksi Covid-19 turun hingga 70 persen. Lebih rinci lagi, peluang untuk terinfeksi Covid-19 dengan gejala turun 90 persen dan tanpa gejala turun 49 persen.
Vaksin Astrazeneca sendiri kini sayangnya sukar diperoleh setelah India, negara yang paling banyak memproduksi vaksin tersebut, menghentikan ekspor untuk memenuhi permintaan di dalam negeri.
India sendiri kini sedang disapu gelombang kedua Covid-19 dengan jumlah kasus baru mencapai di atas 300.000 per hari sejak 22 April kemarin. Sistem kesehatan di India sudah ambruk karena kapasitas rumah sakit penuh, krisis oksigen, dan kremasi massal dilakukan karena banyaknya pasien yang meninggal dunia.
Sementara itu di beberapa negara vaksin Astrazeneca sedang dihentikan sementara penggunaannya karena diduga bisa memicu pengentalan darah. Meski demikian badan-badan kesehatan dunia, termasuk WHO, menganjurkan agar vaksin itu tetap diberikan karena manfaatnya lebih besar ketimbang mudarat.
WHO merekomendasikan jarak antara dosis pertama dan kedua untuk vaksin Astrazeneca sejauh 12 pekan. [CNBC]
Baca Juga: Bolehkah Disuntik Vaksin Lain Bersamaan dengan Vaksin Covid-19?
Berita Terkait
-
Ketika Anak Muda Jadi Garda Depan Pencegahan Penyakit Tak Menular
-
Profil Carina Joe, Pahlawan Vaksin Covid-19 Raih Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo
-
Jadi Penyebab Utama Kematian, AstraZeneca dan Kemenkes RI Fokus Tangani Penyakit Tidak Menular
-
CEK FAKTA: Joe Biden Terserang Kanker Gara-gara Vaksin Covid-19, Benarkah?
-
AstraZeneca Indonesia Gandeng Kimia Farma Trading & Distribution untuk Transformasi Layanan Kesehatan Primer
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Memori HP Penuh Gara-Gara WhatsApp? Ini Tips Bersihkan Sampah Media Tanpa Hapus Chat Penting
-
Telkomsel - Nuon Hadirkan IndiHome Gamer Full 1:1 Speed, Internet Rumah Khusus Gamer Mulai Rp290.000
-
Update WhatsApp Terbaru, Pengguna Harus Bayar Langganan Agar Bebas Iklan?
-
Memori HP Cepat Penuh? Ini Cara Setting WhatsApp agar Tidak Otomatis Simpan Foto dan Video
-
ITSEC Asia Gandeng Infinix Perkuat Keamanan Digital
-
5 Tablet Rp2 Jutaan yang Lancar Buat Edit Canva dan Capcut
-
Siap Masuk ke Indonesia, Skor AnTuTu iQOO 15R Tembus 3,5 Juta Poin
-
7 Aplikasi Anti Spam Terbaik untuk Lindungi HP Orang Tua dari Penipuan Telepon
-
6 Langkah Darurat Ini Jika Orang Tua Terlanjur Klik Link Penipuan di WhatsApp
-
61 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 27 Januari: Klaim Diamond, Token Jujutsu, dan Emote Cursed