Suara.com - Twitter baru saja menghapus lebih dari 50 tweet yang berisi kritikan terhadap penanganan pemerintah India terhadap pandemi Covid-19. Penghapusan tweet ini diketahui berdasarkan atas permintaan pemerintah India.
Melansir The Verge, Minggu (25/4/2021), pemerintah India telah mengirim perintah darurat ke Twitter untuk menyensor 52 tweet. Beberapa akun yang disensor yakni anggota parlemen, dua pembuat film, aktor dan seorang menteri di negara bagian Benggala Barat.
Juru Bicara Twitter mengatakan bahwa perusahaan bakal menyensor tweet apabila cuitan melanggar hukum setempat. Sebelum menyensor konten, Twitter juga akan memberi tahu pemilik akun apabila tindakan tersebut didasari atas permintaan hukum dari pemerintah India.
"Saat kami menerima permintaan hukum yang valid, kami meninjaunya berdasarkan Peraturan Twitter dan hukum setempat. Jika konten melanggar Peraturan Twitter, konten tersebut akan dihapus dari layanan," kata Juru Bicara Twitter.
"Jika ditetapkan sebagai ilegal di yurisdiksi tertentu, namun tidak melanggar Peraturan Twitter, kami dapat menahan akses ke konten hanya di India," tambahnya.
Hukum India sendiri memang membatasi konten yang oleh pemerintah dianggap mencemarkan nama baik, atau yang dapat memicu kekerasan.
Salah satu tweet yang disensor di India, namun masih terlihat di luar negeri, yakni dari Menteri Negara Bagian Benggala Barat Moloy Ghatak. Ia menuduh Perdana Menteri India, Narendra Modi, meremehkan keseriusan pandemi virus Corona.
"India tidak akan pernah memaafkan PM @narendramodi karena meremehkan situasi Corona di negaranya dan membiarkan begitu banyak orang meninggal karena salah urus. Pada saat India sedang mengalami krisis kesehatan, PM memilih untuk mengekspor jutaan vaksin ke negara lain," bunyi tweet Ghatak.
Saat ini India sedang menghadapi gelombang kedua Covid-19, yang membuat ventilator, obat-obatan, dan oksigen menjadi langka. Menurut data, India melaporkan 346.786 kasus baru virus corona pada hari Jumat dan 2.624 angka kematian. Angka tersebut menjadi rekor tertinggi di India.
Baca Juga: Mudik Dilarang, Namun Ada 132 Warga India ke Indonesia Pakai Pesawat Carter
Selain itu, tercatat kurang dari 1,5 persen populasi penduduk India telah divaksinasi penuh.
Berita Terkait
-
Solusi BBM Langka, Pemerintah Siapkan Bensin Etanol E85 untuk Kendaraan Flex-Fuel
-
Membaca Ulang Sejarah R.A. Kartini di Tengah Tren 'Unpopular Opinion'
-
Sinopsis Toaster, Film Komedi India Terbaru Rajkummar Rao di Netflix
-
India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!
-
Uji Nyali ke Kota Berpolusi Terburuk di Dunia, Buat Bernafas Saja Butuh Perjuangan Keras
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Render Motorola Moto G87 Beredar, Diprediksi Usung Kamera 200 MP
-
Berapa Harga GTA 6? CEO Take-Two Buka Suara Soal 'Banderol Wajar'
-
Dompet Digital Kini Tak Sekadar Bayar, Poin Transaksi Bisa Jadi Emas
-
Segera Rilis: Fitur dan Varian Warna Motorola Razr 70 Series Terungkap
-
Komdigi Resmi Mulai Lelang Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz, Dorong Percepatan Jaringan 5G di Indonesia
-
63 Kode Redeem FF Max Terbaru 29 April 2026: Sikat Luck Royale, AK47 Golden, dan Kagura
-
Spesifikasi Redmi Pad 2 9.7: Tablet Murah dengan Layar 2K dan Chipset Snapdragon
-
Komdigi Siapkan Roadmap Data Center, Indonesia Timur Jadi Target Baru Infrastruktur Digital
-
5 HP Rp1 Jutaan untuk Orang Tua yang Pas buat Multitasking
-
7 Rekomendasi Gimbal Stabilizer HP Terbaik, Hasil Video Anti Goyang Sekelas Profesional