Suara.com - Aplikasi pesan singkat, WhatsApp kembali menjadi perbincangan akibat pengaturan privasi di aplikasi pesan singkat tersebut. Dalam pesan yang beredar, WhatsApp diduga mengubah pengaturan privasi secara diam-diam.
Berdasarkan rumor yang beredar, perubahan di pengaturan privasi ini berada pada pengaturan grup. Secara default, perubaha pengaturan privasi ini membuat semua orang dapat menambahkan kamu ke grup tanpa persetujuan sebelumnya.
Dilansir dari Forbes, rumor mengenai perubahan pengaturan privasi yang dilakukan WhatsApp ini cukup mengejutkan dan membuat banyak pengguna untuk buru-buru memeriksa pengaturannya masing-masing.
Pada beberapa kasus, sejumlah pengguna mengaku mengalami perubahan pengaturan privasi ini. Namun, usai tim HiTekno melakukan update aplikasi WhatsApp, tidak ada pengaturan privasi yang justru terjadi.
Namun, jika kamu mengalami masalah serupa dengan sejumlah pengguna WhatsApp yang lain, berikut cara kembalikan pengaturan privasi di WhatsApp dengan mudah dan praktis.
Langkah pertama adalah masuk ke WhatsApp, membuka pilihan 'Setting', kemudian masuk ke 'Account' dan 'Privacy'. Selanjutnya, pengguna perlu masuk ke pilihan 'Group' untuk mengubah pengaturan privasi.
Pada tahap ini, pengguna WhatsApp perlu memilih pilihan 'My Contacts' agar tidak semua orang dapat menambahkan kamu ke grup tanpa persetujuan sebelumnya.
Tidak tinggal diam, WhatsApp dalam keterangan resminya mengaku jika pengumuman yang beredar tersebut sudah ada sejak dua tahun yang lalu.
Pihak WhatsApp mengaku jika tidak ada pengaturan privasi yang sengaja diubah oleh perusahaan dari aplikasi pesan singkat tersebut.
Baca Juga: WhatsApp Akan Rilis Mode Menghilang untuk Ponsel Android dan iOS
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Link Download Kumpulan Nada Dering Alarm Sahur dengan Suara Unik
-
35 Kode Redeem FF Terbaru 28 Februari 2026: Banjir Skin SG2, Bundle Langka, hingga Diamond Gratis
-
Huawei Watch Ultimate 2 Segera Rilis di Indonesia: Selam 150 Meter dengan Fitur Pesan Bawah Laut
-
HP Rp 1 Jutaan, REDMI A7 Pro Resmi di Indonesia: Baterai 6.000mAh, HyperOS 3
-
AI, Cloud, dan Data Center Terintegrasi Jadi Motor Ekosistem Digital Nasional 2026
-
5 Rekomendasi HP Gaming Rp3 Jutaan dengan Skor AnTuTu Tertinggi
-
21 Kode Redeem FC Mobile Aktif 28 Februari 2026, Ada Paket Ramadan dan Ribuan Gems Gratis
-
Cara Pre Order Samsung Galaxy S26 Series 2026: Cicilan Rp600 Ribuan per Bulan, Nikmati Galaxy AI
-
Ramadan 2026 Makin Canggih: Gemini AI Bantu Atur Puasa, Olahraga, hingga UMKM
-
SHECURE Digital Resmi Diluncurkan, Perlindungan Perempuan dan Anak dari Kekerasan Online