Suara.com - Permainan pertempuran Respawn Entertainment, Apex Legends, telah terbukti menjadi hit, dengan lebih dari 100 juta pemain unik, dan terhitung lebih dari 300.000 orang bermain di Steam pada satu waktu di bulan Mei.
Masalah muncul dari game Titanfall sebelumnya sekarang berdampak pada Apex, karena laporan di media sosial menunjukkan gamer mendapat pesan dari orang yang meretas permainan dengan pesan "Save Titanfall".
Respawn mengakui masalah tersebut di Twitter, dengan mengatakan pihaknya akan menyelidiki masalah ini.
“Kami menyadari dan secara aktif menyelidiki masalah yang memengaruhi daftar putar @PlayApex yang mencegah pemain masuk ke pertandingan,” cuitnya dilansir laman The Verge, Senin (5/7/2021).
Masalah ini telah berlangsung selama berjam-jam, dan ketika pemain terpengaruh, mereka tidak dapat mengantri untuk game baru.
Pada saat yang sama, saat Apex menyelenggarakan acara khusus yang menarik pemain kembali ke versi asli dari dua peta pertamanya.
Seperti yang dilaporkan PC Gamer dan Kotaku, pesan telah muncul untuk pemain di PC dan PS4.
Tampaknya, siapa pun yang berada di balik serangan ini melakukannya karena masalah serupa yang telah memengaruhi game Titanfall beberapa tahun lalu.
Masalah yang dikaitkan dengan satu orang menendang pemain keluar dari sesi Titanfall 1 di PC dan membanjiri mereka dengan pesan rasis, membuat judul khusus multipemain sebagian besar tidak dapat dimainkan, dalam masalah sejak 2019.
Dalam beberapa bulan terakhir Respawn telah men-tweet bahwa "bantuan akan datang ASAP" dan "tim sedang menyelidiki" masalah seperti serangan DDOS pada seri Titanfall, tetapi masalah terus berlanjut.
Baca Juga: Apex Legends Mobile Resmi Masuk ke Indonesia, Pra-Pendaftaran Dibuka
Pperetasan menjadi masalah penghentian permainan untuk waralaba yang EA andalkan untuk menyediakan lebih dari 750 juta dolar AS dalam pemesanan bersih selama tahun keuangan 2022, solusi tidak dapat menunggu lebih lama lagi.
Berita Terkait
-
Apex Legends Season 8 Akan Perkenalkan Karakter Baru Bulan Depan
-
Apex Legends Versi Mobile Ditunda Cukup Lama, Fans Diharapkan Bersabar
-
Apex Legends Season 7 - Ascension Rilis 5 November, Hadirkan Horizon
-
Apex Legends Hadir ke Steam, Versi Nintendo Switch Ditunda
-
Apex Legends Mobile Meluncur Akhir Tahun Ini
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Link Download Kumpulan Nada Dering Alarm Sahur dengan Suara Unik
-
35 Kode Redeem FF Terbaru 28 Februari 2026: Banjir Skin SG2, Bundle Langka, hingga Diamond Gratis
-
Huawei Watch Ultimate 2 Segera Rilis di Indonesia: Selam 150 Meter dengan Fitur Pesan Bawah Laut
-
HP Rp 1 Jutaan, REDMI A7 Pro Resmi di Indonesia: Baterai 6.000mAh, HyperOS 3
-
AI, Cloud, dan Data Center Terintegrasi Jadi Motor Ekosistem Digital Nasional 2026
-
5 Rekomendasi HP Gaming Rp3 Jutaan dengan Skor AnTuTu Tertinggi
-
21 Kode Redeem FC Mobile Aktif 28 Februari 2026, Ada Paket Ramadan dan Ribuan Gems Gratis
-
Cara Pre Order Samsung Galaxy S26 Series 2026: Cicilan Rp600 Ribuan per Bulan, Nikmati Galaxy AI
-
Ramadan 2026 Makin Canggih: Gemini AI Bantu Atur Puasa, Olahraga, hingga UMKM
-
SHECURE Digital Resmi Diluncurkan, Perlindungan Perempuan dan Anak dari Kekerasan Online