Suara.com - Olimpiade 2021 tidak luput dari agenda para penjahat siber yang ingin mencuri data pengguna internet, mengatasnamakan pesta olahraga tersebut.
Kaspersky menemukan ada lima skema phishing yang berkaitan dengan Olimpiade Tokyo 2021 yang dibuat untuk mencuri kredensial korban, dilansir laman Antara, Senin (26/7/2021):
1. Siaran langsung
Olimpiade Tokyo 2021 berlangsung di tengah pandemi virus corona sehingga panitia tidak menyediakan slot untuk menonton langsung pertandingan bagi masyarakat umum.
Sebagai gantinya, pertandingan setiap cabang olahraga Olimpiade bisa disaksikan melalui siaran langsung.
Penjahat siber membuat laman phishing yang menawarkan menonton siaran langsung Olimpiade Tokyo, pengguna internet yang ingin menonton harus mendaftar.
Pelaku akan meminta korban untuk memasukkan sejumlah data, kemudian korban diminta mengklik laman lain.
Setelah itu, peretas akan memasang malware ke perangkat pengguna.
2. Tiket palsu
Baca Juga: Mengenal Vidya Rafika, Atlet Menembak Indonesia yang Parasnya Curi Perhatian
Meski pun tidak ada menonton langsung di stadion, para scammer memasang jebakan yaitu menjual tiket pertandingan offline.
3. Situs palsu
Kaspersky juga menemukan ada situs palsu yang disamarkan sebagai halaman resmi Olimpiade Tokyo 2021 dan komite Olimpiade internasional.
4. Hadiah
Halaman phishing yang dibuat oenjahat siber mengiming-imingi calon korban yang berkunjung ke situs tersebut dengan hadiah.
Korban akan diminta membayar ongkos kirim dan hadiah tidak akan pernah sampai.
5. Token pertandingan Olimpiade
Kaspersky menemukan ada penjahat siber yang membuat ata uang virtual atau token, yang diklaim sebagai dana dukungan untuk atlet Olimpiade.
Agar tidak terjebak penipuan seperti yang dicontohkan di atas, Kaspersky meminta pengguna internet selalu mengecek ulang tautan, sebelum mengklik dan memeriksa keahlian situs sebelum memberikan data pribadi.
Berita Terkait
-
Waspada! Aplikasi Perpesan Ini Paling Diminati Penjahat Siber Sebar Phising
-
Transaksi Perbankan dan Cryptocurrency Jadi Target Penjahat Siber
-
Penjahat Siber Pelaku SIM Swap Incar Korban Secara Acak
-
Lebih Sadar Keamanan Data, Milenial Jadi Target Membosankan Penjahat Siber?
-
Setiap Hari Penjahat Siber Luncurkan 360.000 File Jahat Baru
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali