Suara.com - Ajang Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) akhirnya kembali digelar tahun ini. Event tersebut akan dimulai pada Oktober hingga November 2021. Event ini digelar antara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Asosiasi Game Indonesia.
"Industri game Indonesia berterima kasih atas inisiasi Kemkominfo melalui Ditjen Aptika yang terus mendorong agar program ini dapat terlaksana dan terselenggara sesuai dengan target dan tujuan yang telah ditetapkan," kata Presiden Asosiasi Game Indonesia, Cipto Adiguno dalam konferensi pers virtual, Rabu (28/7/2021).
Ia memaparkan, rangkaian IGDX 2021 terdiri tiga bagian, mulai dari IGDX Academy, IGDX Business, dan IGDX Conference.
Tahap pertama dimulai dengan IGDX Academy. Tahapan ini merupakan kegiatan mentorship yang diberikan oleh mentor-mentor yang berpengalaman di industri game yang berasal dari pelaku industri asing dan dalam negeri.
Program ini dilaksanakan pada 16 Agustus sampai 14 November 2021 yang dibagi menjadi dua grup, mulai dari advanced atau usaha yang berusia lebih dari tujuh tahun atau pendapatan di atas 250.000 dolar AS per tahun, dan kedua adalah intermediate yang terdiri dari usaha yang berusia tiga tahun.
Tahap kedua adalah IGDX Business. Ini merupakan kegiatan business matchmaking yang mempertemukan game developer Indonesia dengan publisher, studio game global, pemerintah, game developer asing, dan investor lokal dan luar negeri secara luring (online). Tahapan ini dilaksanakan pada 18-21 November 2021.
Tahap ketiga atau terakhir adalah IGDX Conference. Tahap ini merupakan kegiatan seminar dan workshop yang dilakukan secara hybrid dan disiarkan melalui platform virtual experience selama dua hari pada 20-21 November 2021.
IGDX Conference akan menghadirkan pembicara dari pimpinan pemerintah, tokoh ternama di industri game dalam negeri maupun internasional, perwakilan investor, dan perwakilan sektor industri lainnya.
"Target IGDX, selain investor, sebenernya enggak cuma bisnis. Namun juga capacity building, memberikan insight terbaru, dan utamanya adalah membentuk atau membuat ketertarikan stakeholder yang melek di industri game," pungkasnya.
Baca Juga: IGDX 2021 Segera Digelar, Bantu Industri Game Lokal Bersaing Pentas Global
Berita Terkait
-
4 Jam Sehari Main Game? AGI Tawarkan Jurus Jitu Selamatkan Generasi Muda
-
Memanjakan 120 Juta Pengguna, Indonesia Game Festival 2024 Siap Digelar
-
10 Tahun Jokowi, Kominfo Optimistis Indonesia Jadi Pusat Industri Game di Asia Tenggara
-
Pameran Games Bergengsi Gamescom 2022 Kembali Digelar di Jerman
-
Pendapatan dari Ekspor Game Lokal Indonesia ke Eropa dan AS Terus Tumbuh
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Realme 16 Pro Series Debut: Usung Kamera 200 MP dan Baterai 7.000 mAh
-
10 HP Midrange dengan Performa Terkencang 2025 Versi AnTuTu: Xiaomi Mendominasi
-
Jangan Panik! Ini Cara Mudah Memulihkan Dokumen Word yang Hilang
-
5 HP RAM Besar dan Kamera Selfie Resolusi Tinggi, Harga Rp1 Jutaan Buat Ngonten
-
68 Kode Redeem FF 6 Januari 2026, Siap-siap Bundle Gojo Satoru dan Sukuna Hadir
-
LG Buka Era AI in Action di CES 2026, Hadirkan CLOiD Robot Rumah yang Benar-Benar Mengerti Kamu
-
32 Kode Redeem FC Mobile 6 Januari 2026, Klaim Gems Gratis Sebelum Maintenance Besok
-
TRYX Bikin PC Naik Level di CES 2026: Pendingin Berlayar, Casing Super Senyap, dan Desain Futuristik
-
Asus ROG Unjuk Gigi di CES 2026, Hadirkan Inovasi Gaming Masa Depan Berbasis AI
-
Serupa tapi Tak Sama: Ini Adu Fitur Honor Power 2 vs iPhone 17 Pro