Suara.com - Epic Games mengumumkan fitur baru pada game Fortnite yang diberi nama Fortnite Impostors.
Mode ini mirip dengan gameplay yang ditawarkan Among Us.
Mengusung tagline 'Trust nobody', Fortnite Impostors ini adalah mode permainan high-fidelity yang menyatukan sepuluh pemain dalam satu pertandingan.
Dikutip dari IGN, Minggu (22/8/2021), sepuluh pemain ini terbagi dalam dua tim yang terdiri dari delapan agen dan dua impostor.
Semua pemain akan ditempatkan dalam peta baru yang dikenal The Bridge.
Sama seperti Among US, delapan agen ini bekerja sama untuk menjaga situasi di The Bridge sembari mencari siapa impostor di antara mereka.
Sepanjang permainan, para agen memiliki sejumlah tugas unik yang harus diselesaikan.
Sebaliknya, impostor bertugas untuk menyingkirkan para agen tanpa ketahuan.
Impostor juga dibekali beberapa kemampuan unik seperti mematikan sementara tugas, memindahkan posisi, hingga mengubah tampilan agen dan impostor menjadi peely.
Baca Juga: Google Dituding Lakukan Monopoli lewat Rencana Akuisisi Epic Games
Ada juga meeting atau diskusi kelompok seperti yang muncul di Among Us, di mana pemain dapat menentukan siapa dari mereka yang ternyata adalah impostor.
Di sisi lain, Innersloth selaku pengembang game Among Us mengaku tidak bekerja sama dengan Epic Games untuk mengembangkan mode Fortnite Impostors.
"Kami tidak bekerja dengan Epic di dalamnya, meskipun akan senang untuk berkolaborasi dan mengetahuinya seperti orang lain," jelas Innersloth.
Namun, dia menambahkan, telah mengerjakan beberapa kolaborasi keren dengan pengembang game indie lain yang segera kami umumkan.
Berita Terkait
-
Dukung Sandiaga Kaji Pemblokiran Fortnite, PPP: Agar Anak-anak Tidak Dibodohi Game
-
Beda dari Menparekraf, Kominfo Tak Mau Latah Blokir Fortnite Terkait Konten Mirip Ka'bah
-
Epic Games Bantah Ada Adegan Hancurkan Ka'bah dalam Game Fortnite
-
Ada Tantangan Hancurkan Bangunan Mirip Ka'bah, Kemenparekraf Kaji Pemblokiran Fortnite
-
Cara Menghidupkan Kembali Rekan Tim Fortnite (Pro 100 Challenge)
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Surut Saat Kemarau, Waduk Gajah Mungkur Disulap Jadi Ladang Padi
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Rumus Volume dan Luas Permukaan Balok: Panduan Lengkap dengan Sifat dan Contoh Soal
-
Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M
-
Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan
-
Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol
-
Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh
-
Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone
-
KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas
-
Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung