Suara.com - Tim PUBG Mobile, Bigetron Red Aliens harus gagal lolos ke PMPL ID Season 4 Super Weekend kedua usai terjun bebas ke peringkat terakhir. Baru-baru ini, dalam live streaming yang ia gelar, Ryzen mengungkap ketidak cocokan dengan strategi coach Bigetron Red Aliens.
Dalam PMPL ID Season 4 beberapa waktu yang lalu, Bigetron Red Aliens membawa strategi unik dengan mengubah susunan player yang turun dalam tiap pertandingan yang berlangsung.
Strategi coach Bigetron Red Aliens, Jangs untuk mengubah roster di tiap pertandingan ini rupanya menimbulkan protes dari Ryzen yang mengaku tidak cocok dengan strategi tersebut. Hal ini ia ungkap dalam live streaming di NIMO TV beberapa waktu lalu.
Diakui oleh Ryzen jika dirinya tidak suka dengan coach yang sering mengubah susunan player. Walaupun begitu, Ryzen menyebut jika hal tersebut adalah keputusan coach dan manajemen, sehingga sulit untuk diubah.
Lebih lanjut, Ryzen memutuskan untuk tetap profesional dan mengikuti keputusan coach Bigetron Red Aliens yaitu Jangs. Pasalnya, dengan strategi yang sama, Bigetron Red Aliens berhasil merajai puncak klasemen PMPL ID Season 4 di minggu pertama.
''Aku juga pernah bilang nggak suka sama pelatih yang suka mengubah susunan pemain, tetapi kembali lagi. Itu semua adalah keputusan pelatih dan manajemen, jadi aku harus menghormati'' ungkap Ryzen menjelaskan.
Bigetron Red Aliens tampil mengagumkan dengan player baru yang baru didatangkan yaitu UHigh. Kombinasi Zuxxy, Luxxy, Ryzen dan UHigh membawa Bigetron Red Aliens kepada performa terbaik tim tersebut.
Namun sayangnya, performa dan strategi terbaik dari player maupun coach Bigetron Red Aliens masih belum sanggup membawa tim ini menuju pada kemenangan di PMPL ID Season 4.
Baca Juga: Panduan Strategi Tes Covid-19 Terbaru
Berita Terkait
-
BTR Ryzen Bantah Rumor Ikut PON XX Papua 2021 untuk PUBG Mobile
-
Manajer Bigetron Red Aliens Ungkap Alasan UHigh Belum ke Indonesia
-
Pengertian Iklan Serta Struktur dan Bahasa yang Digunakan
-
Ini 3 Strategi Besar Jokowi yang Diungkap di Depan 100 Ekonom
-
Berkat Strategi Digitalisasi, FIFGROUP Sukses Raup Dua Penghargaan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Emiten PGEO Pasang Target Kapasitas PLTP Capai 1,8 GW pada 2034
-
Hyundai New CRETA Dilengkapi Drive Mode Adaptif untuk Berbagai Kondisi Berkendara
-
ICW Cium Gelagat Kasus Eks Jampidsus Bakal Berhenti di Tengah Jalan: Sulit Lacak Aktor Besar
-
Modus Judi Online Makin Canggih, Terbaru Lewat QRIS hingga E-Wallet
-
Bukan Sekadar Tren, Alasan Barrel Pants Kini Jadi Andalan Gaya Sehari-hari
-
Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko
-
Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
-
Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong
-
Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita