Suara.com - Pentolan Bigetron Red Aliens, Zuxxy mengungkap perbandingan zona di turnamen PUBG Mobile yang ada di PON XX Papua dan PMPL Season 4. Kira-kira dari zona di dua turnamen ini, mana yang lebih mematikan?
Bersama Luxxy, Zuxxy kini sedang membela tim PUBG Mobile DKI Jakarta dalam event Nasional yaitu PON XX Papua. Saat ditanya mengenai perbandingan dua zona tersebut, Zuxxy lalu memberi jawabannya.
Diakui oleh Zuxxy, zona Sanhok yang ada di PON XX Papua justru lebih sakit daripada zona yang ada di gelaran PMPL Season 4. Dengan kondisi ini, Zuxxy menyebut jika hampir semua tim tidak bisa bertahan lama di luar zona tersebut.
Karena cukup sakit, zona Sanhok di PON XX Papua ini justru memaksa semua anggota tim untuk menyusun strategi yang ciamik daripada harus mementingkan proses healing saat sedang bertanding.
Dalam live streaming yang ia gelar di NIMO TV, Zuxxy menyampaikan harapan agar nantinya PMPL Season 4 akan menggunakan sistem zona yang sama dengan yang ada di gelaran PON XX Papua.
''Zona di PON XX Papua itu lebih sakit guys. Makanya nggak ada yang healing di zona Sanhok. Mudah-mudahan, PMPL season depan itu nggak ada yang healing, zona-nya disakitin'' ungkap Zuxxy.
Membela kota asalnya, tim PUBG Mobile DKI Jakarta membawa sejumlah pro player kenamaan seperti Zuxxy, Luxxy, Redface dan Jayden. Keempat player ini terbentuk melalui proses kualifikasi yang panjang.
Dengan performanya, tim PUBG Mobile asal DKI Jakarta ini berhasil memimpin kualifikasi di gelaran PON XX Papua mengalahkan daerah-daerah lainnya di Tanah Air yang bersaing dalam event tersebut.
Baca Juga: Milawati Sirin, Andalan Tim Paralayang Jabar di PON Papua
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan
-
Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya
-
Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor