Suara.com - Facebook akan menginvestasikan 50 juta dolar AS atau sekitar Rp 715 miliar untuk bermitra dengan perusahaan dalam membangun metaverse.
Metaverse sendiri adalah dunia online di mana orang-orang dapat bermain game, bekerja, maupun berkomunikasi dalam lingkungan virtual.
Aktivitas ini akan dibantu dengan perangkat virtual reality (VR).
Facebook sendiri sudah banyak berinvestasi di bidang virtual reality (VR) maupun augmented reality (AR).
Mereka telah mengembangkan perangkat seperti headset Oculus VR, kacamata AR, hingga teknologi gelang pintar.
Sesuai laporan NDTV, Rabu (29/9/2021), dana ini akan diinvestasi secara global selama dua tahun untuk memastikan teknologi metaverse, dibangun dengan cara yang inklusif.
Facebook menyebutkan, mereka berencana untuk bekerja sama dengan para peneliti di empat bidang, termasuk privasi dan keamanan data.
Ini dimaksudkan agar pengguna bisa mendapatkan bantuan jika sesuatu yang mereka lihat di metaverse membuatnya tidak merasa nyaman.
Facebook menambahkan, ini juga akan meneliti bagaimana merancang teknologi yang inklusif dan dapat diakses oleh semua pengguna.
Baca Juga: Punya Jutaan Pengikut, Berikut 5 Virtual Influencer Paling Terkenal di Dunia
Nantinya, pengembangan ini turut menimbulkan persaingan di industri baru.
Mitra awal untuk pengembangan metaverse Facebook ini termasuk Howard University di Washington DC, Amerika Serikat.
Mereka akan meneliti sejarah keragaman di industri teknologi informasi dan bagaimana cara membentuk peluang di metaverse.
Pihak lainnya yang turut berpartisipasi yakni Seoul National University dari Korea Selatan dan University of Hong Kong.
Keduanya akan meneliti terkait keamanan data, etika, desain yang responsible.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Sudah Hapus Ribuan Foto tapi Memori WhatsApp Tetap Penuh? Ini 3 Cara Mengatasinya
-
Vivo X Fold 6 Global Kantongi Sertifikasi Ini, Sinyal Kuat Peluncuran Resmi Makin Dekat
-
DJI Osmo Pocket 4P Resmi Dirilis, Kamera Gimbal Saku 1 Inci dengan Dual Lens untuk Konten Sinematik
-
EZVIZ Pamer Ekosistem Smart Home AI, Smart Lock Face Recognition Jadi Sorotan
-
Riset Terbaru: Kecerdasan Buatan Jadi Inovasi Perkantoran Terpenting di Dunia
-
4 HP Samsung yang Ada Kamera 0,5 Terbaik 2026, Mulai Rp2 Jutaan
-
Daftar HP Samsung yang Bisa AirDrop ke iPhone, Tak Perlu Aplikasi Pihak Ketiga
-
Komdigi Ancam Blokir 22 Platform Digital, Ada Qatar Airways dalam Daftar
-
Ex Flagship, 3 Rekomendasi HP Oppo Spek Premium yang Masih Layak Beli di 2026
-
5 Fitur AI Galaxy A Series yang Memudahkan Aktivitas Harian