Tekno / internet
Liberty Jemadu | Dicky Prastya
Logo Facebook. [AFP]

Suara.com - Facebook mengumumkan bahwa mereka akan menghapus konten dan komentar terkait pelecehan seksual yang menyerang selebritas maupun figur publik.

Kebijakan ini merupakan bagian dari pembaruan kebijakan perusahaan untuk mengatasi intimidasi dan pelecehan di platformnya.

Perubahan kebijakan ini juga mencakup serangan pelecehan terkoordinasi ke pengguna Facebook.

Facebook akan menghapus semua profil, halaman, grup, atau acara yang melecehkan figur publik seperti selebritas, jurnalis, politikus, hingga kreator konten.

Baca Juga: Teror Sperma Incar Mahasiswi, Cairannya Dibuang di Jok Motor Korban

Kemudian, Facebook turut menghapus foto asli maupun editan dari Photoshop, konten berisi deskripsi negatif yang menandai figur publik, hingga konten yang melecehkan fungsi tubuh.

Perusahaan juga akan menghapus komentar pelecehan seksual maupun konten yang diunggah berulang kali.

"Kami membuat perubahan ini karena hal seperti ini dapat menyerang penampilan seorang figur publik, yang tidak perlu dan seringkali tidak terkait dengan pekerjaan yang dilakukan figur publik tersebut," kata Antigone Davis, Global Head of Safety Facebook, dikutip dari The Verge, Senin (18/10/2021),

Davis juga mengatakan kebijakan baru Facebook ini dihasilkan usai mereka berdiskusi dengan beberapa stakeholder seperti aktivis kebebasan berpendapat, HAM, kelompok keselamatan perempuan, kartunis dan satiris, politikus, jurnalis perempuan, komunitas LGBTIQ+, kreator, hingga figur publik.

"Kami akan terus bekerja dengan para ahli dan mendengarkan anggota komunitas kami untuk memastikan platform tetap aman," jelas Davis.

Baca Juga: Pengguna Protes, Facebook Akan Kurangi Konten Politik di News Feed

Komentar